Program Purna Jual Untuk Pemilik Kendaraan Niaga Mercedes-Benz | dapurpacu.id

Program Purna Jual Untuk Pemilik Kendaraan Niaga Mercedes-Benz


DAPURPACU – PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) memberikan berbagai kemudahan bagi para pemilik kendaraan niaga Mercedes-Benz yang baru beroperasi di masa transisi PSBB.

Untuk itu, DCVI menggelontorkan berbagai program purna jual menarik untuk para pelanggan, khususnya pelaku usaha logistik dan transportasi sepanjang Juli 2020.

“Di masa transisi seperti ini, peran kendaraan niaga sangat penting dalam menunjang kebutuhan logistik dan transportasi guna memastikan roda perekonomian kembali berjalan,” kata Jung Woo Park, Presiden Direktur DVCI.

Dengan adanya program layanan purna jual kendaraan niaga Mercedes-Benz ini, Park berharap dapat membantu konsumennya dalam memastikan kendaraan mereka dapat kembali siap beroperasi.

Disebutkan ada tiga program utama digelontorkan DVCI, yaitu Mercedes-Benz Commercial Vehicles Health Check. Ini merupakan layanan pengecekan dan diagnosa bebas biaya melalui jaringan resmi diler di seluruh Indonesia.

Pengecekan menggunakan perangkat Mercedes-Benz Star Diagnostic yang akan mendeteksi jika ada masalah pada kendaraan pelanggan setelah lama tidak beroperasi.

Kemudian program perpanjangan masa garansi bagi para pelanggan yang masa garansinya berakhir disaat masa PSBB. Program ini berlaku untuk masa garansinya berakhir pada periode 1 Maret – 30 Juni 2020.

Terakhir adalah program Star Partnership – Star One. Di sini, DVCI bersama seluruh jaringan diler resminya memberikan paket harga spesial untuk setiap pembelian suku cadang asli Mercedes-Benz.

Harga khusus itu untuk pembelian suku cadang mesin dan perawatan, rem dan kopling, sektor kaki-kaki, dan suku cadang untuk sistem sensor.

Di sisi lain, seluruh dealer resmi niaga Mercedes-Benz yang berjumlah lebih dari 25 outlet itu juga telah menerapkan langkah-langkah komprehensif sesuai dengan protokol kesehatan.

Hal ini guna memastikan keselamatan dan keamanan para karyawan dan pelanggan, seperti melakukan sanitasi secara berkala pada area diler dan bengkel menggunakan cairan disinfektan.

Selain itu, staf diler dan pengunjung di cek dahulu suhu tubuhnya sebelum memasuki diler. Disiapkan juga pembersih dan area untuk mencuci tangan, termasuk memakai masker.

“Di masa transisi seperti ini, kesehatan dan keselamatan para pelanggan dan karyawan tetap menjadi prioritas utama kami, dengan menerapkan protokol kesehatan wajib di seluruh fasilitas jaringan diler,” pungkas Jung Woo.

Sebagai informasi jaringan diler dan layanan servis DCVI tersedia di kota-kota besar di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.

Seluruh dealer telah kembali beroperasi dengan penyesuaian waktu operasional selama masa darurat wabah Covid-19. [dp/MTH]