Daihatsu Raih Sukses Pembelian Secara Daring | dapurpacu.id

Daihatsu Raih Sukses Pembelian Secara Daring


DAPURPACU – Daihatsu berhasil membuktikan bahwa di tengah pandemi ini daya beli masyarakat pada produk-produknya masih ada. Dibuktikan dengan digelarnya program ‘Virtual Daihatsu Festival’ mampu meraih pemesanan cukup memuaskan.

Meski digelar hanya satu jam (10.00-11.00 WIB) even ini berhasil mencatatkan 404 calon konsumen yang memesan mobil Daihatsu, dari 1.800 viewer dengan melibatkan outlet resmi Daihatsu di seluruh Indonesia.

Program ini sendiri digelar untuk memudahkan para calon konsumen memesan lini produk Daihatsu secara online dengan berbagai penawaran menarik.

Daihatsu mencatat, selama even berlangsung, tipe kendaraan dengan 3 baris tempat duduk seperti MPV, LCGC MPV, dan SUV menjadi mobil yang paling banyak dipesan oleh konsumen.

Kontribusi sebesar 46% berhasil diperoleh dari ketiga model kendaraan tersebut. Di posisi kedua ditempati kendaraan jenis komersial sebanyak 43%, disusul tipe City Car dengan 11%.

Bila dilihat dari kontribusinya, lima model yang paling banyak dipesan selama Virtual Daihatsu Festival berlangsung yaitu Gran Max Pick Up sebanyak 38%, Sigra 27%, Xenia 12%, disusul Ayla 10%, dan Terios sebanyak 7%.

Baca juga:  Daihatsu Catat Peningkatan Penjualan Lewat Even ini
Peminat Daihatsu Terios di acara Virtual Daihatsu Festival masih tinggi.

Menariknya, selama 1 jam, pengunjung ‘even’ ini dihibur oleh Stand-up Comedy dan Talkshow interaktif, selain penawaran penjualan dengan berbagai hadiah menarik tentunya.

Antusias peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang masuk pada saat talkshow berlangsung, ataupun yang berpartisipasi dalam acara quiz di akhir acara.

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation mengatakan, Daihatsu mengerti kondisi pandemi yang tidak memungkinkan untuk bertemu customer secara langsung.

“Virtual Daihatsu Festival menjadi solusi untuk berinteraksi dengan customer di tengah merebaknya pandemi Covid-19,” pungkasnya. [dp/MTH]