Enam Outlet Pertashop Ada di Pelosok Yogyakarta | dapurpacu.id

Enam Outlet Pertashop Ada di Pelosok Yogyakarta


DAPURPACU – Pertamina kini telah memiliki enam Pertashop di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ketersediaan mini outlet SPBU milik Pertamina itu agar masyarakat lebih dekat menjangkaunya.

Pjs. General Manager Pertamina Marketing Operation IV Jawa Bagian Tengah, Rahman Pramono Wibowo mengatakan, ketersediaan Pertashop sebagai bagian dari upaya Pertamina untuk pemerataan distribusi BBM dan LPG hingga daerah pelosok.

Adapun lokasi dari keenam Pertashop itu meliputi tiga unit di Kabupaten Gunung Kidul yaitu Desa Sidoharjo, Girimulyo, dan Jurangrejo. Lalu dua unit di Kabupaten Kulon Progo, tepatnya di Desa Ngargosari dan Giripurwo.

Sementara 1 unit yang baru saja diresmikan berada di Kabupaten Sleman, Desa Umbulharjo. Untuk supply point, Pramono menjelaskan keenam Pertashop itu dipasok dari Fuel Terminal Rewulu.

“Jumlah Pertashop di Provinsi DIY akan terus bertambah seiring ketersediaan perangkat dan kesiapan lokasi desa yang dituju,” ujar Pramono dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga:  Pertamina Tambah 6 Pertashop di Kab. Bekasi & Purwasuka

Menurut Pramono, Pertamina juga telah mengusung program ‘One Village One Outlet (OVOO)’ dalam menjamin ketersediaan energi hingga daerah-daerah pelosok melalui outlet Pertashop.

“Harapannya di setiap kecamatan di seluruh Indonesia, khusunya di DIY, paling tidak terdapat satu outlet layanan Pertamina yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia nantinya,” imbuhnya.

“Kami membuka peluang kerja sama bagi pemerintah daerah maupun pihak lain yang tertarik untuk menjalankan usaha Pertashop dan utamanya belum tersedia layanan penyalur BBM dan LPG di tingkat desa atau kecamatan. Hal ini untuk mempercepat pencapaian OVOO dan juga dapat meningkatkan perekonomian desa”, terang Pramono.

Pramono menuturkan, untuk memperluas pembangunan Pertashop, Pertamina akan mengembangkan dua skema kerja sama yakni Skema Investasi oleh Pertamina dan Skema investasi oleh Lembaga di Desa.

“Kedua skema ini ditawarkan Pertamina kepada mitra, baik lembaga desa maupun pihak lain atas persetujuan Pemerintah Daerah. Penentuan skema, Pertamina menyerahkan pada pilihan mana yang dinilai menguntungkan oleh mitra,” ujarnya.

Baca juga:  Konsumsi BBM Pertamina Kian Mendekati Normal di Masa Pandemi

Kendati dioperasikan di tengah desa, Pramono meyakinkan Pertashop telah memenuhi seluruh aspek keamanan dan keselamatan atau HSSE (Health, Safety, Security & Environment) dalam pengoperasiannya, sehingga aman untuk dioperasikan di tengah masyarakat pedesaan.

“Dapat kami sampaikan bahwa Pertashop merupakan satu-satunya lembaga penyalur produk Pertamina yang legal atau memiliki izin resmi dari Pertamina selain SPBU,” tutup Pramono. [dp/MTH]