Tergoda Tampang Atletis New Suzuki Ignis | dapurpacu.id

Tergoda Tampang Atletis New Suzuki Ignis


DAPURPACU – Kesan pertama begitu menggoda, begitu kira-kira ketika pertama kali melihat penampilan baru New Suzuki Ignis berkelir orange dengan kombinasi warna hitam pada atapnya.

Aura sporty dan gagah begitu terasa jika melihat ubahan pada desain gril dengan garis-garis vertikal, mengingatkan pada tampilan beberapa off roader semacam Hummer atau Jeep.

New Ignis yang dicoba kali ini adalah versi facelift model 2020. Hanya saja tak banyak ubahan yang dilakukan Suzuki terhadap SUV mini andalannya ini. Ubahan paling kentara adalah pada desain gril dan bagian bumper belakang.

Untuk di bagian bumper belakang, New Ignis kini dilengkapi dengan dua buah reflektor yang terpasang vertikal di sisi kanan dan kiri. Kesan gagah juga terpancar dari keberadaan skid plate berkelir silver yang juga terbuat dari plastik.

Ubahan juga menyasar pada area interior, meski juga tak banyak. Sekilas seperti tak ada perbedaan antara model lawas dengan New Ignis versi facelift, kecuali motif sarung jok dan bahannya juga tetap fabric berkelir hitam. Kelir two tone hitam dan putih juga masih mewarnai kabin New Ignis, mulai dari area dashboard hingga trim pintu.

Perpaduan yang cukup menarik, cuma memang perlu perhatian khusus untuk permukaan yang berwarna putih karena mudah kotor jika pemiliknya tak rajin merawat.

Desain

Dari sisi desain, New Ignis cukup menarik, terutama bagi Anda yang menyukai petualangan dengan kendaraan yang praktis, kompak dan tak banyak minum bahan bakar.

Dari eksterior, New Ignis memancarkan kesan macho berkat penambahan dan ubahan beberapa detail, seperti desain gril, diffuser pada bumper depan dan belakang, desain bezel dan lampu kabut yang baru (tipe GX), roof rails berkelir silver, serta lampu utama projector LED dengan dilengkapi DRL, sehingga cukup mengundang perhatian pengemudi kendaraan di depannya.

Untuk desain velg berukuran 15 inci masih mempertahankan model lama dan tetap dilabur warna hitam untuk menopang bodi mobil dengan ketinggian 180mm dari permukaan jalan (ground clearance).

Baca juga:  Lakukan Penyegaran, Toyota New Yaris Makin Membidik Kawula Muda

Beralih ke kabin, desain New Ignis begitu simpel tapi modern. Perpaduan dua warna, hitam dan putih pada dashboard dan trim pintu, kemudian ada layar hiburan yang menyembul keluar di tengah dashboard, membuat area kabin ini memancarkan aura modern.

Ditambah lagi dengan penggunaan tombol-tombol pengaturan berdesain persegi dengan mekanisme tekan dan juga adanya switch control pada sisi kiri palang setir untuk memudahkan pengemudi melakukan pengaturan audio.

Oh ya, untuk New Ignis tipe GX sudah dibekali dengan keyless entry, sehingga Anda tak perlu mengeluarkan key fob untuk memencet tombol untuk mengunci dan membuka kunci pintu, tapi cukup menekan tombol karet hitam pada handel pintu kanan dan kiri.

Konsekuensi dari fitur keyless entry ini juga membuat Anda tak perlu memutar anak kunci untuk menghidupkan mesin, karena lubang kunci untuk menghidupkan mesin ditiadakan dan sebagai gantinya adalah tombol engine start/stop pada bagian bawah dashboard.

Performa

Selain desain yang hanya sebatas ubahan kosmetik, pihak Suzuki juga tak mengutak-atik sektor dapur pacu. Jadi secara performa, New Ignis memiliki rasa yang sama dengan pendahulunya.

Tapi bagi Anda yang belum pernah merasakan performa Ignis, kami coba untuk memberikan sedikit gambaran.

Mengusung mesin bertipe K12M berkapasitas 1.197cc, disokong transmisi automated gear shift (AGS), performa New Ignis boleh dikatakan lumayan ngacir.

Namun bagi Anda yang terbiasa menggunakan mobil bertransmisi otomatis, mungkin Anda akan sedikit kaget ketika membejek pedal gas dalam-dalam (kick down) untuk berakselerasi. Pasalnya, ketika mulai berakselerasi, laju kendaraan tertahan.

Tapi jangan kaget, kondisi itu terjadi setiap perpindahan gigi dari rendah ke tinggi. Itu konsekuensi dari pemakaian sistem transmisi AGS dibandingkan dengan transmisi matik konvensional atau CVT yang lebih mulus perpindahan giginya.

Hanya perlu membiasakan diri dalam menggunakan sistem transmisi seperti ini. Cuma bagi Anda yang selama ini hanya menggunakan kendaraan bertransmisi manual, mungkin sistem AGS sudah cukup dapat mengistirahatkan kaki kiri Anda kala terjebak macet yang mengharuskan melajukan kendaraan secara stop and go.

Baca juga:  Jadi Supergiveaway IMX 2020, Begini Spesifikasinya

Jika Anda ingin berakselerasi lebih cepat tanpa terganggu dengan perpindahan gigi yang lemot, mungkin Anda bisa memilih mode Manual, yakni menggeser tuas persneling ke kiri, dan untuk perpindahan gigi cukup dengan memajukan atau memundurkan sesuai tanda + dan -.

Dengan mode Manual, Anda bisa menjaga putaran mesin sesuai yang diinginkan sebelum memindahkan gigi. Ini juga penting ketika Anda akan mendahului kendaraan lain atau saat melaju di jalan menanjak atau menurun.

Secara performa, New Ignis sudah cukup oke, karena untuk menyentuh angka 120 km/jam di speedometer cukup mudah, yakni butuh waktu sekitar 20-22 detik dari posisi diam. Kestabilan bodi juga patut diacungi jempol berkat dukungan kinerja suspensi yang mumpuni.

Jika berakselerasi dari posisi diam hingga kecepatan 100 km/jam dengan mode Auto, waktu yang dibutuhkan sekitar 16 detik, dan untuk mode Manual lebih cepat 1 sepersekian detik.

Bagaimana dengan konsumsi bahan bakar New Ignis? Rata-rata mesin K12M ini menyedot 1 liter untuk menempuh jarak 15,7-15,8 km di berbagai kondisi jalan.

Kenyamanan

Ketika berada di kabin New Ignis, peredaman akustik terasa cukup bagus karena suara dari luar tak begitu terdengar. Begitu juga peredaman pada sistem suspensi juga apik terutama dalam kecepatan sedang. Tapi ketika melaju kencang di jalan tol, suara gesekan ban dengan permukaan jalan terdengar lumayan mengganggu. Road noise cukup terasa ke dalam kabin saat jarum di speedometer mulai merangkak naik dari angka 80 km/jam.

Untuk pengemudian dan handling New Ignis tetap oke dalam kecepatan tinggi. Tapi penumpang belakang merasakan guncangan parah bila kendaraan melibas permukaan jalan bergelombang.

Ini bisa dimaklumi karena karakter New Ignis sejatinya adalah SUV dengan ground clearance lebih tinggi dari model hatchback di kelasnya dan suspensi yang lebih rigid untuk menahan body roll akibat postur bodi yang tinggi.

Kalau kita perhatikan di pasar mobil kecil (hatchback) dengan kisaran harga Rp150-Rp180 jutaan, Ignis satu-satunya yang memiliki DNA SUV, sedangkan para rivalnya mengadopsi model hatchback, seperti Honda Brio, Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Kia Picanto atau Mitsubishi Mirage. Jadi wajar jika karakter pengemudian New Ignis seperti SUV yang bertubuh mungil.

Baca juga:  Jadi Supergiveaway IMX 2020, Begini Spesifikasinya

Akomodasi

Sebagai satu-satunya mobil kecil di rentang harga yang disebutkan di atas yang berkarakter SUV dengan desain bodi yang cenderung kubikal (kotak), selain memiliki kelebihan dalam bermanuver di medan off road ringan, juga memiliki ruang kabin lebih luas dibandingkan rivalnya berkat bodinya yang kotak tadi.

Untuk posisi duduk pengemudi dan penumpang depan sangat ideal dan luas, baik dari sisi leg room hingga head room dengan postur tubuh sekitar 170-180 cm. Demikian juga untuk penumpang belakang, space yang tersedia cukup melimpah, posisi duduk pun nyaman.

Bergeser ke belakang, New Ignis menyediakan ruang bagasi yang luas. Bagusnya lagi, di belakang tempat duduk belakang terdapat tray untuk menutupi ruang bagasi dan sekaligus bisa dimanfaatkan sebagai tempat untuk meletakkan barang-barang kecil.

Dengan akomodasi kabin yang bagus, baik untuk penumpang dan barang, New Ignis cocok untuk dipakai di berbagai kebutuhan, mulai dari mengantar anak sekolah, bertamasya, ke kantor, bersepeda, atau berbelanja.

Untuk belanja keperluan rumah tangga, bagasi luas New Ignis terbukti mampu menampung empat galon air mineral dengan posisi berdiri dan peletakan zig zag serta tray tetap terpasang. Daya tampung lebih luas bila tray dilepas dan tempat duduk dilipat ke depan.

Bahkan bagi Anda yang suka bersepeda, New Ignis juga bisa menampung dua sepeda di kabinnya. Dengan catatan harus sepeda lipat dan kursi belakang juga dilipat. Kalau untuk satu sepeda lipat bisa diletakkan di bagasi tanpa harus melipat tempat duduk.

Jika ingin membawa sepeda non-lipat, bisa diletakkan di atap karena New Ignis sudah dilengkapi roof rails, jadi Anda hanya butuh membeli rak sepeda.

Nah, kalau Anda memiliki hobi petualang dan suka bersepeda, sepertinya New Ignis cocok untuk menemani Anda beraktivitas. [dp/TGH]