GIIAS 2020 Series Resmi Tak Ada, Gaikindo Bikin Pameran 'Mungil' | dapurpacu.id

GIIAS 2020 Series Resmi Tak Ada, Gaikindo Bikin Pameran ‘Mungil’

Gaikindo resmi membatalkan seluruh rangkaian GIIAS series tahun ini.

DAPURPACU – Gaikindo akhirnya menyerah pada kondisi pandemi Covid-19 yang entah kapan akan berakhir di Tanah Air. Atas kondisi inilah Gaikindo resmi memutuskan untuk membatalkan ‘satu-satunya’ jadwal pameran GIIAS di akhir tahun ini.

Dalam rilis yang diterima Dapurpacu.id, Selasa (18/8), Ketua Gaikindo Yohannes Nangoi menjelaskan bahwa pameran seperti GIIAS dibutuhkan persiapan yang panjang dan matang.

“Pada setiap penyelenggaraan GIIAS, membutuhkan persiapan yang kompleks, detil dengan waktu yang cukup panjang. Melihat waktu yang semakin pendek, Gaikindo memutuskan untuk membatalkan gelaran GIIAS 2020 – BSD City,” ujarnya.

Namun dia berjanji, Gaikindo akan kembali merencanakan penyelenggaraan GIIAS The Series pada tahun 2021. Sebagai gantinya, pameran otomotif berskala ‘mungil’ bakal digelar oleh Gaikindo.

Dikemas dalam even Gaikindo Jakarta Auto Week, pameran tersebut diagendakan berlangsung pada 21 – 29 November 2020, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.

Gaikindo Jakarta Auto Week digelar 21-29 November 2020.

Dalam pameran itu Gaikindo mengklaim bakal menciptakan potensi penjualan mobil secara masif, dan juga dapat menjadi ajang memperkenalkan produk baru.

Rizwan Alamsjah, Ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo mengakui pameran ini sangat berbeda konsep dengan GIIAS The Series.

“GIIAS fokus mengedepankan ajang peluncuran produk dan teknologi terbaru dari industri otomotif. Sementara Gaikindo Jakarta Auto Week bertujuan menggenjot penjualan mobil, baik existing product ataupun yang baru diluncurkan di pameran,” ungkapnya.

Rencananya, even ini bakal menggunakan seluruh area JCC lebih kurang 30 ribu meter persegi. Gaikindo berharap pameran di penghujung tahun dengan lokasi yang jauh lebih terjangkau ini akan menjadi dorongan positif bagi industri otomotif

Untuk itu, lanjut Rizwan, pihaknya akan memberikan kemudahan bagi para pengunjung, namun dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah diimbau oleh pemerintah.

Meski pameran skala kecil, Gaikindo berharap mampu mendongkrak industri otomotif Indonesia, di tengah pandemi ini.

“Pelaksanaan pameran akan tetap berpatokan pada protokol pengamanan Covid-19, yang juga mencakup pembatasan jumlah pengunjung pada satu waktu agar tetap aman,” ujarnya.

Pameran ini diharap dapat menyumbangkan hasil maksimal bagi pemulihan pencapaian industri. Karena itu, Gaikindo menampik dengan adanya pembatasan pengunjung didapat hasil yang minimal.

Berbagai program bakal digelontorkan untuk mendongkrak penjualan selama pameran, mulai dari cashback, promo bundling, hingga live auction diyakini akan menambah minat pengunjung untuk hadir dan bertransaksi.

Nangoi mengklaim Gaikindo dan anggotanya akan tetap fokus untuk kembali berkontribusi terhadap pemulihan industri otomotif dan perekonomian negara, sementara tetap komit menjaga kesehatan masyarakat.

“Diharapkan dalam waktu dekat ini situasi pandemi Covid-19 sudah dapat diatasi dengan baik, sehingga tidak ada yang menghambat pelaksanaan pameran tersebut,” tutupnya. [dp/MTH]