Jangan Asal Pasang Baby Car Seat di Mobil | dapurpacu.id

Jangan Asal Pasang Baby Car Seat di Mobil


DAPURPACU – Keselamatan dalam berkendara tidak mengenal kompromi. Cara mengemudi dan memperlakukan kendaraan dengan baik, dalam hal ini perawatan atau servis, menjadi penting adanya.

Begitu pun untuk urusan safety, yang mana di sini adalah kelengkapan fitur keamanan dalam kabin mobil, turut menentukan keselamatan bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Membawa si kecil berlibur tentu bakal menyenangkan hari-hari Anda. Namun jangan sepelekan juga unsur keamanan baginya. Berdasarkan penelitian terbaru dari American Academy of Pediatrics, seperti dikutip www.parenting.co.id, anak di bawah umur 2 tahun harus menggunakan baby car seat menghadap ke belakang.

Cara ini bisa mengurangi angka kematian balita saat kecelakaan hingga 75%. Karena menghadap ke belakang, kepala, leher dan tulang belakang anak akan terlindungi lebih maksimal dari benturan hebat.

Bicara soal keamanan, mobil-mobil modern tentu telah dilengkapi dengan fitur penunjang. Lini produk Peugeot yang dipasarkan di Indonesia misalnya, telah dibekali Electric Child Safety Lock dan ISOFIX.

Sejatinya, Fitur ISOFIX menjadi standar jajaran Peugeot mulai tahun 2000-an. Adanya fitur tersebut cukup kompatibel dengan child/baby car seat yang sesuai dengan safety di jalan.

“Peugeot sangat peduli perihal safety, termasuk untuk keselamatan dan keamanan anak-anak. ISOFIX menjadi fitur standar untuk mengakomodir penggunaan child/baby car seat bagi anak yang berada di dalam kendaraan selama perjalanan,” ujar Aidil FBSwastomo, Aftersales Dept Head Astra Peugeot.

Artinya tidak sembarang jok atau kursi yang dapat memenuhi standar safety dalam berkendara khususnya untuk penggunaan child/baby car seat. Emblem ISOFIX menandakan standar safety untuk dapat memasang perangkat tersebut.

Meskipun memiliki kelebihan dibanding jok mobil biasa, para orang tua yang memanfaatkan kelebihan child/baby car seat tidak boleh asal pasang semata. Tetap ada aturan yang harus diikuti agar si kecil tidak rewel dan lebih aman ketika ditempatkan di jok khusus tersebut.

Adapun penggunaan tipe baby car seat terhadap usia bayi, untuk usia 0-1 tahun, baiknya pilih posisi yang bentuknya tidur. Lalu untuk balita 1-4 tahun, cari yang modelnya bisa disetel sandarannya, baik itu posisi duduk atau tidur.

Selain bentuk, ternyata meletakkan posisi baby car seat di mobil juga harus sesuai. Untuk bayi 0-2 tahun baiknya arahkan posisinya menghadap belakang, dan letakkan tepat di bagian belakang jok depan.

Hal ini untuk mengamankan bayi apabila terjadi benturan. Karena posisi jok belakang atau tengah, lebih aman buat anak-anak. [dp/MTH]