'Ganti Baju', Armada KTB ini Siap Kunjungi Konsumen | dapurpacu.id

‘Ganti Baju’, Armada KTB ini Siap Kunjungi Konsumen


DAPURPACU – Dengan diberlakukannya kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa kota di Indonesia, layanan ‘jemput bola’ kembali dilancarkan sejumlah pabrikan mobil.

Termasuk untuk lini niaga yang bergerak di bidang transportasi maupun logistik, hingga sektor pertambangan dan perkebunan. Armada Mobile Workshop Service (MWS), yang dimiliki PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) pun turut dikembangkan.

Untuk itu, distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso di Indonesia, ini menghadirkan tampilan terbaru dari armada layanan servis tersebut kepada PT Gemilang Berlian Indah Pontianak, salah satu diler dari Grup Srikandi Diamond Motors di Kalimantan Barat.

Seremoni penyerahan dilakukan secara virtual oleh Direktur Sales & Marketing KTB, Duljatmono, Kamis (17/9) lalu, di Kantor Pusat KTB Pulomas, Jakarta Utara.

Duljatmono mengatakan, penyerahan MWS ini merupakan bentuk dukungan yang diberikan terhadap diler sebagai garda terdepan dalam melayani konsumen. Menurutnya, pandemi yang melanda Indonesia saat ini menjadikan MWS sebagai solusi bisnis yang efektif bagi para pengusaha dalam melakukan service kendaraan.

“Kami memahami, tentunya tidak mudah bagi para konsumen yang jarak lokasi kegiatan bisnisnya jauh dari diler (on-site) untuk pergi ke diler. Adanya MWS ini, kami berharap dapat memberi kemudahan bagi konsumen, termasuk konsumen Fighter,” tambahnya.

Tampilan MWS teranyar ini hadir dengan desain yang lebih inovatif. Berbasiskan Triton S.C 4×4, armada ini memiliki spesifikasi tools dan equipment yang disesuaikan dengan kebutuhan di area pertambangan, yang biasanya ekstrem.

Hal ini untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen fleet yang bisnisnya berada di area pertambangan di Kota Pontianak dan sekitarnya.

Duljatmono menambahkan, sejak diperkenalkan pertama kali pada 2005 silam, MWS dimanfaatkan oleh diler-diler Mitsubishi Fuso untuk memberikan fasilitas perbaikan dan perawatan kendaraan di luar bengkel diler.

Bengkel berjalan ini dilengkapi dengan peralatan servis yang memadai, sehingga dapat melakukan perawatan ringan hingga sedang untuk semua jenis kendaraan Fuso di manapun konsumen berada.

“Terlebih semenjak pandemik dan penerapan PSBB, ruang gerak konsumen menjadi terbatas meski beberapa sektor bisnis tetap berjalan, sehingga kami berinisiatif mengambil langkah-langkah proaktif untuk tetap memenuhi kebutuhan pelanggan guna meminimalisir down-time armada konsumen,” imbuhnya.

Di kesempatan yang berbeda, Direktur utama PT Gemilang Berlian Indah Pontianak, Sjamsiar Achmat Bunjamin, menuturkan bahwa Pontianak menguasai sebagian besar penjualan Fighter.

“Banyak kendaraan Fuso yang beroperasi di pertambangan Bauksit dengan medan yang ekstrim dan waktu tempuh yang jauh dari diler. Dengan adanya MWS ini kami yang akan menjemput bola ke lokasi on site,” pungkasnya.

Dengan adanya penambahan ini, maka jumlah total MWS Mitsubishi Fuso kini menjadi 107 unit, termasuk 1 unit MWS New Branding. Saat ini terdapat dua unit MWS lainnya yang sedang dalam proses akhir pembuatan.

Rencananya ke depan, KTB juga akan merancang MWS versi Colt Diesel FE 74 HD dan nantinya KTB akan terus menambah jumlah armada MWS versi terbaru ini.

Sebagai informasi, area Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat, diklaim menguasai pasar penjualan Fighter dan menjadi pasar potensial terbesar Fighter.

Di wilayah ini, Fuso menguasai pangsa pasar sebesar 61,8%, sementara di kelas medium duty truck (MDT) yang dihuni Fuso Maru-P dan Fighter meraih 53,2% dan 64,2% di kelas light duty truck.

Kondisi ini akan terus ditingkatkan karena banyaknya potensi di industri pertambangan serta perkebunan yang memanfaatkan Fighter untuk aktivitasnya, dan kehadiran MWS ini diharapkan menjadi nilai lebih bagi pelanggan Fuso Fighter. [dp/MTH]