Karya Brilian Anak Indonesia ini Akan 'Terbang' ke Jepang | dapurpacu.id

Karya Brilian Anak Indonesia ini Akan ‘Terbang’ ke Jepang


DAPURPACU – PT Toyota-Astra Motor (TAM) mengumumkan para pemenang kompetisi menggambar mobil impian bagi anak-anak, Toyota Dream Car Art Contest (TDCAC) 2020.

Usai melewati tahap penyeleksian dan penjurian, pengumuman para pemenang dari tiga kategori usia dilakukan secara virtual, mengingat pandemi Covid-19 yang berlangsung.

President Director TAM, Susumu Matsuda menyebutkan, Toyota secara global konsisten menggelar TDCAC sejak 2004 atau 16 tahun lalu, sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan kreativitas anak-anak.

“Bahkan Toyota juga banyak belajar dari karya mereka, untuk mengetahui harapan mobililitas di masa depan, termasuk dalam menghadirkan kendaraan yang eco-friendly,” ujar Matsuda.

Tahun ini jumlah karya peserta mengalami peningkatan sebanyak lebih 10% dibandingkan tahun sebelumnya. Totalnya lebih dari 8.300 karya masuk ke komite TDCAC 2020.

Seperti tahun lalu, TDCAC terbagi menjadi 3 kategori usia, yaitu untuk peserta berusia di bawah 8 tahun, usia 8—11 tahun, dan kategori 3 untuk usia antara 12—15 tahun.

Para juri kontes diantaranya Syahnaz Haque yang tidak hanya seorang public figure namun juga pemerhati anak-anak, Anto Motulz yang merupakan praktisi di bidang gambar dan social media, perwakilan dari Majalah Bobo, serta perwakilan dari TAM.

Para juri memilih tiga pemenang tingkat nasional untuk masing-masing kategorinya. Ke-9 karya pemenang akan dikirim ke Jepang pada Februari 2021 untuk mewakili Indonesia mengikuti kompetisi di tingkat global.

Matsuda berharap kondisi saat ini tidak menyurutkan keceriaan, semangat, dan antusias anak-anak Indonesia dalam berkreasi tentang harapan mobilitas di masa depan.

“Semoga tahun ini anak-anak Indonesia bisa meneruskan apa yang sudah dicapai di tahun–tahun sebelumnya, membawa nama Indonesia ke kancah global,” pungkas Matsuda.

Perwakilan anak-anak Indonesia berprestasi di ajang TDCAC sejak digelar pertama kali oleh Toyota Motor Corporation pada 2004. Total sudah delapan kali berpartisipasi, yaitu pada 2008, 2011, 2012, 2015, 2016, 2017, 2018, dan 2019.

Dari ajang tersebut, Indonesia berhasil menorehkan prestasi yang baik. Dibuktikan dalam dua tahun berturut-turut berhasil mendapatkan penghargaan tertinggi.

Pada 2017, Faisal Fatahillah berhasil meraih Best Engineering Award dengan karya berjudul ‘Note Car’, sementara di 2018, Xylone Margareth Andariska dengan karya berjudul ‘Alphabet Car’, memenangkan Best Engineering Award dan Gold Award untuk Category 1.

Tahun lalu, Damion Deven juga berhasil memenangkan Gold Award di Category 2. Karya-karya mereka langsung dibuatkan mock-up (miniatur diorama) kendaraan oleh TMC. [dp/MTH]