Konektivitas Indonesia Berlanjut, Shell Bitumen Siap Dukung Penuh | dapurpacu.id

Konektivitas Indonesia Berlanjut, Shell Bitumen Siap Dukung Penuh


DAPURPACU – Satu abad sudah, produsen aspal terbesar di dunia, Shell Bitumen berkontribusi pada konektivitas infrastruktur di dunia termasuk di Indonesia.

Selama itu pula, komitmennya untuk membangun kepercayaan masyarakat akan kualitas jalan mampu terwujud, sehingga bisa memudahkan sekaligus memperlancar mobilitas dalam beraktivitas.

Komitmen itu terus dijalan seiring rencana Pemerintah Indonesia yang menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai agenda prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia Dian Andyasuri mengatakan, Shell Bitumen siap menjadi penyedia solusi dalam mewujudkan rencana pembangunan infrastruktur konektivitas di Tanah Air.

Kontribusi Shell Bitumen diwujudkan melalui pembangunan Simpang Semanggi.

“Kami bangga Shell Bitumen ikut berperan mendukung pembangunan infrastruktur di berbagai belahan dunia selama 100 tahun termasuk Indonesia,” ujar Dian, disela acara ‘Shell Bitumen di Indonesia: Bangun Konektivitas, Dukung Pertumbuhan Ekonomi’.

Untuk itu, lanjut Dian, pihaknya berharap semua pihak dapat memperkuat sinergi multipihak yang saling melengkapi, berkolaborasi untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur konektivitas guna memberikan manfaat berkelanjutan bagi perekonomian nasional dan menstimulasi pembangunan daerah.

Baca juga:  Milenial Indonesia Raih Kemenangan di Ajang Shell LiveWire

Di sisi lain, Shell Bitumen Country Business Manager (CBM) untuk pasar Indonesia, Susi Hutapea menuturkan, pengalaman dan reputasi global Shell Bitumen akan menjadi kekuatan tersendiri.

“Kekuatan tersebut kami yakini dapat membantu pemerintah mewujudkan pembangunan konektivitas infrastruktur jalan raya, tol, dan bandara terintegrasi,” tambahnya.

 

Ruas jalan tol penghubung antar daerah.

Sebagai informasi, produk Shell Bitumen telah digunakan di beberapa infrastruktur jalan-jalan di Indonesia, mulai dari ruas jalan tol utama, jalan raya nasional, landasan pacu (runway) dan jalan penghubung (taxiway) bandara.

“Antara lain jalan tol di Jakarta, Simpang Semanggi, jalan raya nasional di Jawa Barat dan Jawa Tengah, tol trans Sumatera, serta bandara-bandara besar di Indonesia, termasuk Bandara Internasional Soekarno–Hatta dan Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo,” imbuhnya lagi.

Giat Shell Bitumen untuk terus berkontribusi di Tanah Air dikarenakan pertumbuhan berjangka panjang bakal dilanjutkan oleh Pemerintah, seiring dengan bakal dibukanya sejumlah ruas jalan demi kelancaran perekonomian.

Baca juga:  Milenial Indonesia Raih Kemenangan di Ajang Shell LiveWire

“Kondisi geografis Indonesia yang luas dan peningkatan daya saing ekonomi nasional akan membutuhkan investasi berkelanjutan di beragam proyek infrastruktur sesuai yang tertuang di RPJMN 2020–2024,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Susi Hutapea merupakan orang Indonesia pertama, sekaligus wanita pertama yang menduduki posisi Shell Bitumen Country Business Manager. [dp/MTH]