Ingin Lolos Uji Emisi, Berikut Tipsnya Dari Auto2000 ini

Uji emisi gratis diberikan bersamaan dengan servis berkala di bengkel Auto2000.

DAPURPACU – Pemprov DKI Jakarta telah memutuskan bahwa kendaraan bermotor harus melakukan uji emisi, melalui Pergub DKI Jakarta No. 66 Tahun 2020. Tepat 24 Januari nanti, aturan ini bakal diterapkan.

Dalam aturan tersebut disebutkan kendaraan dengan usia 3 tahun atau lebih wajib melaksanakan uji emisi gas buang. Jika tidak, maka akan dikenakan disinsentif biaya parkir tertinggi serta penilangan oleh pihak Kepolisian.

Pertanyaan besarnya, bagaimana kendaraan bisa melewati uji emisi gas buang dengan hasil sempurna dan komponen-komponen apa saja yang harus mendapat perhatian khusus dalam perawatannya.

“Auto2000 selalu memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada AutoFamily yang ingin lulus uji emisi gas buang kendaraan dan memiliki kendaraan Toyota impian,” jelas Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000.

Auto2000 menyebutkan, untuk mobil bermesin bensin dengan produksi di atas 2007, ambang batas emisi gas buang di Indonesia berpatokan pada parameter karbon monoksida (CO) 1,5% Vol dan hidrokarbon (HC) 200 ppm Vol.

Baca juga:  Kupas Baterai Toyota Veloz Hybrid EV, Ini Fakta Pentingnya

Untuk itu pastikan saluran masuk bahan bakar dan filter udara dalam keadaan bersih karena akan berpengaruh pada angka HC. Sebab komponen yang kotor dapat menghambat aliran udara masuk ke ruang mesin.

Akibatnya, angka HC bisa semakin tinggi karena pasokan udara yang berkurang saat proses pembakaran. Tak lupa pula memastikan koil dan busi selalu dalam kondisi prima ketika uji emisi sehingga proses pembakaran tidak bermasalah.

Periksa sistem pendingin dan pelumas mesin. Oli yang ikut terbakar akan meningkatkan angka CO, termasuk juga membebani kerja mesin sehingga emisi gas buangnya sulit dikendalikan.

Begitu juga dengan sensor oksigen harus dalam kondisi bersih dan tidak rusak mengingat tugasnya sangat krusial untuk menciptakan pembakaran yang sempurna.

Termasuk memperhatikan kondisi catalytic converter di knalpot, yang bertugas mengubah emisi gas buang beracun menjadi udara bersih. Tak kalah penting adalah biarkan mesin dalam kondisi standar alias tidak dimodifikasi.

Baca juga:  Kupas Baterai Toyota Veloz Hybrid EV, Ini Fakta Pentingnya

Tak kalah penting adalah gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan agar pembakaran di dalam ruang mesin bisa berlangsung lebih sempurna. Sebab, pembakaran yang sempurna bisa menekan angka CO karena minimnya endapan karbon di ruang bakar dari sisa pembakaran yang bermasalah.

Dengan terjaganya efisiensi akan membuat mesin irit bensin dan terjaga performanya. Gunakan buku manual kepemilikan kendaraan atau berdiskusi dengan Service Advisor bengkel Auto2000 sebagai rujukan informasi lebih detail dan akurat.

Melihat banyaknya komponen mesin yang harus diperiksa, AutoFamily bisa saja mengalami kesulitan untuk melakukannya di tengah kesibukan, atau sendiri saat di rumah.

Untuk itu, ada baiknya AutoFamily lakukan servis terlebih dahulu untuk mengecek seluruh komponen di atas. Di bengkel Auto2000 bakal dilakukan pengecekan seluruhnya.

Dalam prosesnya, teknisi terlatih dealer Toyota terbesar di Indonesia ini memanfaatkan fasilitas uji emisi modern dengan parameter pengujian sesuai aturan pemerintah untuk memeriksa kondisi mesin.

Baca juga:  Kupas Baterai Toyota Veloz Hybrid EV, Ini Fakta Pentingnya

SA akan memberitahukan kepada AutoFamily jika mobilnya belum lulus uji emisi dan langkah perbaikan sekaligus pergantian yang harus dilakukan pada mobil.

Untuk melakukan service berkala, AutoFamily dapat memanfaatkan Paket SPONTAN (Siaga Kupon Perawatan) yang berlaku hingga akhir bulan ini, melalui Auto2000 Digiroom.

“Urusan Toyota Lebih Mudah. Segera lakukan servis berkala dengan booking service melalui Auto2000 Digiroom,” pungkas Nur Imansyah. [dp/MTH]

Previous articleProduk Lokal Suzuki Indonesia Dominasi Penjualan di 2020
Next articlePemilik Peugeot 206 Wajib Ikut Promo Servis ini