Ini Tipsnya Biar Harga Jual Mitsubishi Xpander Tidak Anjlok | dapurpacu.id

Ini Tipsnya Biar Harga Jual Mitsubishi Xpander Tidak Anjlok


DAPURPACU – Meminang mobil bekas memang menjadi alternatif bagi masyarakat yang memiliki dana terbatas. Banyaknya para pedagang mobkas yang bertebaran di sana-sini memang memberikan banyak pilihan.

Di akhir 2020, pasar mobkas kembali menggeliat meski masih berada di tengah kondisi pandemi. Hal ini dapat dilihat di segmen kendaraan keluarga atau small MPV, yang masih menjadi pilihan terbanyak.

Ragam model pun berjajar rapih di setiap outlet atau showroom yang memperdagangkan mobil-mobil seken, mulai dari Mitsubishi Xpander, Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, Honda Mobilio, dan lain sebagainya.

Namun, ada jurus jitu mobil bekas tersebut dalam kondisi sehat, terutama pada sektor mesinnya, selain tampilan luar hingga bagian kabinnya. Biasanya calon pembeli mengandalkan seseorang yang mengerti banyak soal itu.

Tentu menjadi beban tambahan bila hal itu dilakukan. Tapi bila Anda tidak memiliki rekomendasi, ada hal lain yang bisa menjadi acuannya, yakni histori perawatan dari mobil yang dibidik.

Baca juga:  Perkenalan New Pajero Sport Berlanjut di Kota-kota ini

Mobkas dengan catatan riwayat servis yang baik, dalam hal ini rutin melakukan perawatan berkala baik di bengkel resmi atau tidak, diyakini memiliki nilai positif.

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan konsumen dalam memilih mobil yang tepat agar harga jual kembali tetap stabil. Servis berkala di bengkel resmi menjadi salah satunya.

Kemudian gunakan suku cadang asli, hindari pemasangan aksesoris elektrikal sembarangan, beri perhatian lebih terhadap kondisi eksterior dan interiornya, serta gunakan bahan bakar yang direkomendasikan.

Berdasarkan pantauan beberapa car listing di Indonesia, Mitsubishi Xpander memiliki harga jual terbilang cukup stabil. Sebagai contoh, Xpander keluaran 2017 dilego di harga kisaran Rp180 jutaaan dengan kondisi yang masih bagus dan mulus.

Sementara mengacu riset internal PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), disebutkan harga Xpander bekas produksi 2018 dan 2017 turun masing-masing 17,1-20,3%, sedangkan untuk 2019 sebesar 14,8%, lebih rendah dibandingkan kompetitor di segmen yang sama dengan umur satu tahun.

Baca juga:  Mitsubishi New Pajero Sport Dirilis, Semakin Lengkap

Bila melihat dari trend itu, Xpander hanya sedikit mengalami depresiasi, lantaran dari sisi modelnya mobil ini cukup diminati sebagian besar konsumen keluarga di Indonesia. Lantas apa resepnya yang membuat resale value Mitsubishi Xpander terjaga?

Head of After Sales & CS Operation Group MMKSI, Boediarto mengatakan, untuk menjaga resale value (harga jual kembali) kendaraan kuncinya terletak pada kualitas produk dan ketersediaan layanan purna-jual.

“Untuk memastikan fungsi dari tiap komponen dikendaraan bekerja normal, dibutuhkan pengecekan baik melalui perawatan berkala di bengkel resmi maupun secara mandiri oleh pemilik,” ungkapnya.

Dengan selalu melakukan perawatan di bengkel resmi, mobil Anda akan memiliki histori perawatan yang terdokumentasi dengan baik. Calon pembeli mobil bekas, biasanya kerap menjadikan parameter ini untuk mengukur kualitas kendaraan.

Bahkan tak sedikit dari calon pembeli akan meminta track record dari mobil yang akan dibeli. Nah, untuk menunjang hal itu, histori servis ini bisa diakses di semua bengkel resmi oleh konsumen mobil bekas.

Baca juga:  Mitsubishi Xpander Cross Edisi Khusus Hadir Kembali, Harga Naik!

Tak hanya itu, kondisi kabin mobil yang mulus dan terawat juga mempengaruhi harga jual kembali. Apabila dirasa perlu, cobalah sesekali dalam 6 bulan lakukan perawatan ke salon mobil untuk merawat interior (termasuk jok kulit) dan eksterior (termasuk ruang mesin).

Boediarto menambahkan, pemilik bisa menjaga umur mesin dan performanya dengan sangat mudah, yakni memastikan kualitas bahan bakar yang dimasukkan.

“Dengan menggunakan bahan bakar yang direkomendasikan pada buku manual, membuat performa mesin tetap terjaga,” pungkas Boediarto. [dp/MTH]