Usia 12 Tahun, YPA-MDR Mampu Mengangkat Potensi Generasi Muda | dapurpacu.id

Usia 12 Tahun, YPA-MDR Mampu Mengangkat Potensi Generasi Muda


DAPURPACU – Memperingati usianya yang ke-12 tahun, Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR) berhasil mengembangkan bidang pendidikan anak-anak di wilayah prasejahtera di Tanah Air.

Sepanjang yayasan tersebut dibentuk sejak 2005 silam telah membina sebanyak 23.000 siswa, yang terbagi menjadi 106 sekolah tersebar di 16 kabupaten.

Pembinaan anak-anak sekolah itu berada di Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat D. I Yogyakarta Jawa Timur, Kalimantan Tengah dan beberapa wilayah Indonesia timur lainnya.

Dalam pengembangannya, yayasan yang dibentuk secara khusus oleh PT Astra International Tbk ini melakukan program-program pembinaan yang adaptive/agile, innovative dan impactful (berdampak).

Hal tersebut di atas berbasiskan pada empat pola pembinaan terintegrasi yaitu akademik, seni budaya, karakter dan kecakapan hidup.

Direktur PT Astra International Tbk sekaligus Ketua Dewan Pembina YPA-MDR, Gita Tiffani Boer.

Ketua Pengurus YPA-MDR, Herawati Prasetyo mengatakan, dari sejumlah sekolah tersebut terbentuk total guru binaan sebanyak 1.509 orang dengan siswa binaan 23.819 orang.

“Terdapat 33 sekolah binaan yang sudah mencapai sekolah unggul dan 18 sekolah binaan berada dalam tahapan proses unggul. Dalam penilaian status sekolah ada 43 sekolah binaan yang terakreditasi A,” jelas Herawati, dalam siaran resminya, Rabu (27/1).

Dia menambahkan, di tengah kondisi era adaptasi kebiasaan baru ini, pihaknya tidak mengurangi semangat dan motivasi YPA-MDR dan seluruh sekolah binaan di manapun berada.

Hal ini, lanjut Herawati, dibuktikan banyak para guru, siswa dan sekolah binaan meraih prestasi yang membanggakan, baik di tataran wilayah kecamatan, kabupaten, provinsi maupun di tingkat nasional untuk bidang akademik, non akademik dan penghargaan sekolah adiwiyata.

“Capaian prestasi para guru, siswa dan sekolah, bahkan para komite sekolah, menunjukkan keseriusan dalam usaha menjadi bagian dalam rangka mewujudkan ‘Pride of The Nation’,” tambah Herawati.

Dengan moto ‘Melayani dengan Hati’, YPA-MDR berupaya untuk terus membangun karakter positif bagi generasi muda dengan konsep sekolah eskalator dalam pemenuhan wajib belajar 12 tahun.

Selain itu, YPA-MDR juga menerapkan berbagai program unggulan dan strategis, seperti SCS (School Collaboration System), matematika metode GASING, Guru Muda Garda Depan (GMGD) dan program-program ikonik yang melahirkan generasi pengusaha muda (UKM).

Program ikonik itu diantaranya Kampung Pembatik Cilik, KEMUDI (Komunitas Enterpreneur Muda Independen), Desa Wisata Budaya, dan masih banyak yang lainnya.

Dalam rangka memperingatu ‘hari jadinya’ yang ke-12, YPA-MDR mereka menghadirkan antara lain gerakan penghijauan Indonesia pada 7-26 Januari lalu.

Lalu lomba cerdas cermat virtual (7-20 Januari 2021), lomba menyanyi ‘Mars Sekolah Unggul’ (7-18 Januari 2021), dan talkshow kupas tuntas assement nasional yang digelar pada 26 Januari lalu.

YPA-MDR mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak terkait mendukung dan turut berkontribusi memajukan dunia pendidikan khususnya di daerah prasejahtera. [dp/MTH]