Suzuki Ecstar MotoGP 2021 Diperkenalkan, Optimis Hasil Sempurna | dapurpacu.id

Suzuki Ecstar MotoGP 2021 Diperkenalkan, Optimis Hasil Sempurna


DAPURPACU – Memanfaatkan sesi tes di Sirkuit Losail, Qatar, Sabtu (6/3) lalu, Suzuki Ecstar MotoGP untuk musim balap 2021 akhirnya dirilis dengan skuad yang sama, Joan Mir dan Alex Rins.

Dengan tetap menunggangi GSX-RR, tampilan anyar livery pada motor cukup menggambarkan optimisme dari tim besutan Project Leader and Team Director, Shinichi Sahara, untuk mempertahankan titel juara dunia di ajang itu.

Kilas balik, sejak keduanya bergabung dalam tim, duet rider kelahiran Spanyol ini membuktikan kepiawaiannya di atas motor GSX-RR dan dapat bersaing di papan atas.

Mir mengakhiri musim 2020 secara sensasional sebagai Juara Dunia setelah serangkaian penampilan yang mengesankan, sementara Rins finis di posisi ketiga secara keseluruhan setelah berjuang kembali selama musim yang dirusak oleh cedera.

Ambisi Sahara sebagai pengganti Davide Brivio adalah membangun kesuksesan yang dicapai pada musim lalu, dengan fokus pada posisi podium dan mempertahankan gelar tahun ini.

Musim balap 2021 menandai tahun ketujuh Suzuki berpartisipasi di kejuaraan utama FIM MotoGP. Dan tahun ini kalender sementara 19 putaran penuh aksi telah dirilis.

“Musim 2020 fantastis, kami akan berusaha menjaga momentum itu di tahun ini untuk mencapai hasil yang lebih baik lagi. Kami punya staf yang profesional dan punya skill hebat, kapabilitas mereka sudah cukup untuk tim ini,” kata Sahara.

“Para pebalap telah melakukan banyak persiapan musim dingin, mereka telah tiba dengan motivasi dan tekad menjelang musim baru ini,” imbuh Sahara lebih lenjut.

“Jadi kami akan memberikan 100% upaya untuk memberi mereka kondisi dan alat terbaik untuk tampil baik dan berjuang untuk posisi teratas,” ujanya kemudian.

Sebagai peraih titel juara dunia MotoGP 2020, Mir mengakui tahun ini menjadi musim balap menantang dengan sejumlah pesaing yang cepat. Terlebih akan banyak tekanan yang muncul akan pencapaiannya musim lalu.

Untuk itu, lanjut Mir, dirinya tidak menganggap sebagai calon ‘favorit’ juara untuk musim ini, dan mendeklarasikan menjadi ‘pria yang harus dikalahkan’.

“Sejujurnya saya tidak keberatan (menjadi favorit juara). Saya melihatnya sebagai hal yang positif karena tekanan selalu memberi saya dorongan ekstra dibandingkan menahannya,” tandasnya.

“Musim lalu telah saya tinggalkan dengan keterbatasan pada pengembangan mencegah langkah besar perbaikan, tapi saya yakin departemen R&D di Suzuki dan teknisi serta mekanik trek telah menemukan beberapa langkah untuk ditingkatkan,” pungkasnya.

Putaran pertama dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret nanti di Qatar, seri terakhir di Valencia pada 14 November mendatang. Total ada 13 negara yang menggelar balap. [dp/MTH]