Maucash dan Restock Targetkan Penyaluran Rp500 Miliar untuk UMKM

DAPURPACU – PT Astra Welab Digital Arta (AWDA) dengan produknya Maucash dan PT Cerita Teknologi Indonesia melalui produknya Restock, menjalin kerja sama untuk membantu UMKM yang membutuhkan pembiayaan.

Inisiasi antar platform P2P yang merupakan salah satu anak perusahaan PT Astra International Tbk adalah yang pertama kali dilakukan, dalam rangka mendongkrak performa para pelaku UMKM.

Selain itu, sinergi ini bertujuan membantu para pelaku UMKM untuk memperoleh pembiayaan melalui skema jaminan aset maupun inventori. Pembiayaan ini dibutuhkan pelaku UMKM untuk memastikan jalannya bisnis mereka tetap tumbuh secara berkesinambungan.

Presiden Direktur AWDA, Rina Apriana mengatakan, dalam kerja sama itu, Restock sudah membuktikan manajemen risiko yang baik serta pertumbuhan bisnis yang sehat.

“Itulah nilai tambah Restock bagi kami. Kolaborasi ini menandakan AWDA membuka diri untuk bekerja sama dengan ekosistem di sektor produktif bersama dengan platform P2P lain demi memudahkan pelaku UMKM mendapatkan pembiayaan,” tambahnya.

Sejak November 2020, kerja sama keduanya telah menghasilkan pembiayaan mencapai total Rp4,3 miliar hingga 10 Februari 2021. Sehingga cukup membantu pelaku usaha UMKM tumbuh hingga ratusan persen di pandemik.

Harapannya, penyaluran pinjaman produktif untuk membantu perkembangan UMKM di Indonesia semakin banyak dan mencapai target bersama sebesar Rp500 miliar untuk jumlah total penyaluran pinjaman di tahun ini.

Restock, yang menawarkan model bisnis pembiayaan berbasis inventori, menargetkan penyaluran pinjaman tersebut kepada UMKM di sektor ritel, baik itu yang melakukan penjualan secara tradisional maupun secara digital.

Dengan prediksi tingkat pertumbuhan tahunan majemuk rata-rata pada industri e-commerce sekitar 13% per tahun, maka transaksi melalui kanal digital akan tumbuh hingga mencapai Rp700 triliun di 2025 dan akan semakin besar pula kebutuhan pembiayaannya.

Muhammad Farid Andika, Direktur Utama Restock.ID berharap ke depannya akan terjalin lebih banyak lagi kolaborasi seperti yang saat ini dilakukan dengan Maucash. Hal ini mengingat UMKM merupakan penopang utama ekonomi negara di saat krisis.

“Kami berharap dapat menjadi salah satu solusi bagi usaha yang belum terhubung dengan ekosistem finansial, terutama bagi para pengusaha online yang sedang berkembang,” imbuhnya. [dp/MTH]

Previous articlePertamina Lubricants Mulai Pasarkan Merek Enduro di Thailand
Next articleKemenparekraf Dukung Penuh Even Hybrid, Kemungkinan IMX 2021 Bakal Digelar Offline