Hasil Buruk, Luthi Bertekad Raih Poin Tambahan di GP Doha | dapurpacu.id

Hasil Buruk, Luthi Bertekad Raih Poin Tambahan di GP Doha


DAPURPACU – Pil pahit kembali harus diterima kedua rider Pertamina Mandalika SAG Team. Baik Bo Bendsneyder maupun Thomas Luthi harus menghuni baris tengah pada race malam ini (4/4).

Selain kondisi trek berubah-ubah dikarenakan angin cukup kencang diiringi pasir yang bertebaran di beberapa titik lintasan, persoalan motor masih menghinggapi rider kelahiran Swiss itu.

Luthi merasakan ketidaknyamanannya saat berada di atas Kalex Moto2, dikarenakan ban yang tak bekerja optimal. Imbasnya, daya cengkeram ban ke trek tidak sempurna.

Atas dasar inilah dirinya sulit untuk meningkatkan catatan waktunya, hingga diakhir sesi kualifikasi Luthi harus mengisi grid ke-11 dengan lap time 2 menit 00,131 detik.

“(Hasil) Itu sungguh mengecewakan. Kami tidak berhasil lolos ke Q2. Ini cukup berat, karena kami dengan sangat baik dan membuat kemajuan. Namun pada akhirnya, saya tidak mampu untuk meningkatkan lap saya,” tuturnya seperti dilansir Speedweek.

Akhir pekan lalu di sirkuit yang sama, Luthi memulai balapan dari posisi ke-17 dan berhasil finis di zona poin. Di seri kali ini dirinya yakin mampu memperbaiki posisi saat balapan nanti dan berjuang finis 15 besar.

“Feeling saya terhadap motor terus meningkat. Jadi, saya berharap dengan menghabiskan lebih banyak waktu di atas motor pada sesi warm-up dan di balapan, saya yakin bisa mendapatkan kecepatan yang lebih baik,” tandasnya.

Sementara Bendsneyder, meraih posisi start yang lebih baik. Meski gagal lolos ke Q2, tapi pebalap kelahiran Belanda berdarah Indonesia itu berhasil menduduki grid ke-15.

Peluangnya untuk merangsek ke posisi terdepan atau setidaknya masuk 10 besar, masih terbuka peluang tersebut bisa saja terwujud dan mampu maraih poin tambahan di seri kedua Moto2 2021. [dp/MTH]