Konsistensi Dibutuhkan Di Giannantonio Untuk Bisa di Podium | dapurpacu.id

Konsistensi Dibutuhkan Di Giannantonio Untuk Bisa di Podium


DAPURPACU – Fabio Di Giannantonio harus puas mengisi grid ketujuh pada sesi kualifikasi Sabtu (3/4) malam. Kondisi trek yang tidak stabil kembali dikeluhkan.

Meski begitu, Diggia tetap optimis dapat memberikan perlawanan sengit kepada para rivalnya pada race Moto2 Doha, yang berlangsung Minggu malam ini pukul 22.20 WIB.

Di tengah ekspektasi tinggi sebagai peraih podium ketiga di sirkuit yang sama, laju rider Federal Oil Gresini Moto2 ini terhalang oleh kondisi trek yang berangin dan berdebu.

Atas kondisi tersebut cukup menyulitkan dirinya untuk memperbaiki catatan waktu yang terus melorot, meski sempat mengisi slot lima besar di pertengahan Q2.

Pada akhirnya, rider Italia itu menuntaskan Q2 di urutan 7 setelah membukukan catatan waktu terbaik 1 menit 59,696 detik. Raihan ini terbilang baik dan tidak terpaut jauh dari polesitter Sam Lowes (Marc VDS Racing).

“Hari yang positif. Kami akan mulai di posisi yang sama seperti minggu lalu dan itu bagus. Saya masih mencari sesuatu untuk agar bisa mendorong semaksimal mungkin di kualifikasi,” ujar Diggia.

Baca juga:  Pebalap Federal Oil Gresini Perkuat Posisi Usai Moto2 Portugal

“Kondisi (trek) yang berubah-ubah tidak membantu saya untuk meningkat, tetapi saya harus mengatakan kami memiliki paket yang kompetitif. Jadi kami akan mencoba untuk tetap bersama para pemimpin balap besok dan melakukan perlawanan,” tambahnya.

“Kami mengalami banyak kendala di race kedua Moto2 Doha ini, walaupun hasil baik sudah didapat Diggia pada kombinasi free practice,” ujar Carlo Merini, Direktur Gresini Racing.

“Kondisi sirkuit yang sulit ditebak, serta pasir dan angin yang cukup kencang, menjadikan kedua pebalap kami masih harus beradaptasi dengan situasi saat ini,” ujarnya.

Sementara rekan satu timnya, Nicolo Bulega harus puas start dari posisi ke-13. Bulega masih merasa kurang percaya diri saat kondisi trek kurang bersahabat karena angin kencang dan juga pasir.

“Kami perlu bekerja untuk menemukan sesuatu yang akan membuat saya merasa lebih nyaman dan percaya diri,” pungkas Bulega. [dp/MTH]