DFSK Gelora E Berpeluang Besar Diproduksi di Indonesia | dapurpacu.id

DFSK Gelora E Berpeluang Besar Diproduksi di Indonesia

DFSK Gelora E dibanderol direntang mulai dari Rp40 jutaan OTR Jakarta.

DAPURPACU – DFSK Gelora E menjadi ‘amunisi’ baru PT Sokonindo Automobile di jajaran lini produk yang dipasarkan di Tanah Air. Gelora E juga diklaim sebagai kendaraan listrik niaga pertama di Indonesia.

Produk ini sendiri telah mendebut pada gelaran GIICOMVEC 2020, dalam ‘balutan’ minibus dan blind van, sekaligus merupakan jawaban DFSK untuk mendukung pemerintah dalam program percepatan kendaraan listrik di Tanah Air.

Sejatinya, bentuk edukasi DFSK pada berkesinambungan akan kendaraan listrik di Tanah Air sudah dimulai dengan diperkenalkannya Glory E3 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019.

Dengan hadirnya Gelora E, ini menjadi produk kedua DFSK untuk kendaraan bermesin listrik berbasis baterai di Tanah Air. Saat ini Gelora E masih didatangkan secara utuh (completely built-up/CBU) dari Tiongkok.

Tenaga penjual DFSK sedang memaparkan keunggulan Gelora E kepada pengunjung.

Namun bukan tidak mungkin bila iklim potensi pasarnya terus menjanjikan, mobil niaga ini juga bakal diproduksi di pabrik DFSK di Cikande, Serang, Banten, menyusul model Gelora lainnya.

Baca juga:  Peugeot e-208s Jadi Armada Resmi Guardia di Finanza Italia

Hal ini diamini oleh Alexander Barus, CEO PT Sokonindo Automobile, disela temu media usai perkenalan Gelora E di JIExpo Kemayoran, Kamis (15/4) lalu.

“Kami telah membangun pabrik di kawasan industri Cikande di atas lahan seluas 20 hektar menuju Industri 4.0. Pabrik didukung fasilitas lengkap dan canggih, mulai dari stamping, pengelasan, pengecatan, perakitan, dan quality control untuk menjamin kualitas kendaraan kami,” imbuh Alex.

Kesiapan di pabrik pun termasuk untuk perakitan mobil listrik berbasis baterai, di mana Alex mengklaim sudah mempersiapkannya sejak awal program ini mulai diterapkan oleh pemerintah.

Dengan begitu DFSK sudah memastikan tidak ingin ketinggalan momentum dengan merek-merek lainnya, yang sudah meluncurkan kendaraan listrik terlebih dulu ke Indonesia.

Meski begitu dia tidak menampik proses produksi baru bisa dijalankan sangat tergantung dengan perkembangan pasar (mobil listrik) di Indonesia nantinya.

DFSK Gelora E kini sudah dijual resmi dengan banderol ‘kira-kira’ direntang harga Rp480 juta – Rp490 juta untuk tipe Blind Van, sementara varian Minibus dipasarkan Rp510 juta – Rp520 juta.

Baca juga:  Booth PAHAMI Bertabur Promo Menarik di IIMS Hybrid 2021
Dimensi DFSK Gelora E ideal untuk para pebisnis kargo maupun logistik.

Kendaraan niaga ringan ini dibekali baterai yang didukung pengisian fast charging, sehingga cukup dengan pengisian daya 20-80% hanya membutuhkan waktu 80 menit.

Sedangkan daya jelajahnya dalam kondisi baterai penuh mampu menempuh jarak sejauh 300 kilometer berdasarkan NEDC (New European Driving Cycle).

Seperti produk Gelora lainnya, Gelora E memiliki dimensi 4.500mm x 1.680mm x 2.000mm (PxLxT) dengan dukungan kabin ekstra luas dan lapang. Untuk model minibus, Gelora mampu menampung 7 penumpang.

Sementara untuk model blind van memiliki panjang kabin 2,63 m (luas 4,8 meter cubic) sehingga cocok untuk konsumen yang bergerak dalam bisnis kargo dan logistik. [dp/MTH]