Pebalap Federal Oil Gresini Perkuat Posisi Usai Moto2 Portugal | dapurpacu.id

Pebalap Federal Oil Gresini Perkuat Posisi Usai Moto2 Portugal


DAPURPACU – Putaran pembuka Grand Prix Eropa balap Moto2 Portimao berhasil dilalui Fabio Di Giannantonio, untuk mencetak poin penting di balik kondisi menantang pada akhir pekan lalu.

Finis di urutan 11 cukup menguatkan posisi Diggia untuk terus menghuni urutan 5 klasemen sementara dengan 27 poin. Sayang, pencapaian ini tidak diikuti Nicolo Bulega yang harus menuntaskan balapan pada lap 11.

Seri ketiga balap Moto2 yang berlangsung di Sirkuit Algarve, Portugal, Minggu malam, dipenuhi berbagai kendala dari kedua pebalap Federal Oil Gresini Moto2 pada sesi latihan bebas dan kualifikasi.

Setelah selesai dengan masalah kualifikasi (hanya dua lap akibat ECU) dan masalah pemanasan (ia harus mundur karena masalah mekanis), Di Giannantonio melakukannya dengan baik serta tetap fokus dan berjuang untuk mengejar ketinggalannya menuju sepuluh besar sampai akhir.

“Balapan yang sulit sejak kualifikasi, namun Diggia kembali menunjukkan semangatnya dan berhasil meraih poin berharga, serta membuat seluruh tim dan penggemar bangga,” kata Federal Oil Marketing General Manager, Sri Adinegara dalam keterangan resminya, Senin.

Baca juga:  Di Giannantonio Digjaya di Moto2 Spanyol, Persembahkan Buat Fausto

Melesat dari baris ke-5 dan 6, Bulega dan Di Giannantonio yang menempati start dari posisi 15 dan 16 berupaya terus mempertahankan kinerja Kalex Moto2 untuk tidak lepas dari barisan terdepan.

Terus memanfaatkan slipstream dari pebalap-pebalap di depan, keduanya terus memperbaiki posisi. Kali ini perjuangan Bulega dapat bertahan di lap 11, dan Diggia terus berusaha melaju ke barisan di depannya.

Ambisinya pebalap dengan nomor punggung #21 ini akhirnya mampu mengisi posisi 10 besar jelang dua lap berakhir. Sayangnya posisi tersebut kembali direbut pebalap Jerman Marcel Schrötter.

Diggia akhirnya berhasil finis di urutan ke 11 dengan catatan waktu 40 menit 02,898 detik. Diggia mengakui akhir pekan yang sangat menantang baginya dengan berbagai kendala teknis.

“Kecepatan balapan tidak terlalu buruk tetapi kami kesulitan terutama saat pengereman. Bisa dikatakan kombinasi rem masih belum 100% dan kami akan membutuhkannya pada balapan berikutnya. Kami mengambil beberapa poin dan menunjukkan bahwa kami tidak pernah menyerah,” ungkapnya.

Baca juga:  'Super' Mario Kecewa Hanya Finis P4 di CEV Estoril

Kondisi serupa juga disampaikan Bulega usai dirinya terjatuh di tikungan pertama pada lap 11. Beruntung, pebalap Italia ini lolos dari kecelakaan tanpa cedera, meski kekeringan mencetak poinnya terus berlanjut.

“Sayangnya kami kurang merasakan hal yang pas terhadap motor ini dan juga mengalami kesulitan pada saat pengereman,” jelas Bulega kemudian.

“Kami mengawalinya dengan kurang baik tetapi saya yakin bisa memiliki kecepatan untuk bisa berada di sepuluh besar. Sayangnya di tikungan pertama, yang kami capai dengan kecepatan tinggi, saya juga melakukan kesalahan karena tersedot oleh slipstream saat menyalip Fabio.”

“Maaf, kecelakaan ini mengakibatkan saya ‘harus’ melibatkan pebalap lain ke dalam posisi ini, tapi itu sama sekali tidak disengaja,” tandasnya.

Perjuangan Diggia dan Bulega belum berakhir, dengan tambahan 5 poin di seri ketiga Moto2 musim tahun ini, Diggia akan terus mempertahankan posisi 5 besar klasemen bahkan lebih baik lagi.

Baca juga:  Baris Terdepan, Di Giannantonio Berpeluang Podium di Moto2 Spanyol

Dan untuk Bulega juga berusaha akan mengejar di seri-seri selanjutnya dengan harapan merebut posisi terbaiknya. [dp/MTH]