Kurang Perawatan, Awas Karet Sunroof Bisa Getas | dapurpacu.id

Kurang Perawatan, Awas Karet Sunroof Bisa Getas


DAPURPACU – Musim pancaroba mulai memasuki Indonesia. Cuaca panas yang terik namun masih terjadi hujan kerap terjadi di sebagian kota di Indonesia.

Pada kondisi ini ada salah satu fitur mobil yang cukup rawan bila tidak diperhatikan perawatannya secara rutin, yaitu sunroof. Adanya fitur ini turut mendongkrak sisi kemewahan pada mobil.

Meskipun telah didesain free maintenance, fitur ini tetap perlu perawatan agar penampilan dan kondisinya terjaga. Langkah ini untuk memperpanjang usia pakai hingga mencegah terjadinya kebocoran.

“Jadi tetap perlu perawatan dan pemilik mobil dapat melakukannya sendiri saat di rumah, paling tidak sebulan sekali,” kata Samsudin, National Technical Advisor Astra Peugeot, dalam siaran resminya.

Menurutnya, karena perlakuan perawatan kurang tepat kadang dapat mengganggu fungsi sunroof, seperti karet menjadi keras, kurang rapat dalam menutup, adanya kebocoran hingga timbul jamur pada kaca.

Cara merawat sunroof Panoramic tidak jauh beda dengan merawat kaca depan mobil. Materialnya sama, hanya saja kaca pada sunroof dan panoramic roof jelas lebih tebal.

Baca juga:  Perbaiki Full Bodi dan Cat Mobil Cuma Segini Loh!

“Perlu diingat, tiap komponen memiliki usia pakai, keawetan masing-masing komponen tersebut tergantung bagaimana cara merawat dan menjaga komponen itu sendiri.

“Mobil yang memiliki komponen kaca di bagian atap sebaiknya diberi perhatian lebih, seperti sunroof dan panoramic roof,” tutur Samsudin kemudian.

Nah, yang perlu diperhatikan dalam perawatannya adalah sebisa mungkin hindari parkir di tempat yang terkena sinar Matahari langsung. Selain itu, hindari bekas endapan sisa air hujan atau air setelah mencuci mobil.

Samsudin mengatakan, merawat fitur tersebut sama seperti cat atau kaca mobil. Jika terlalu lama terkena paparan sinar matahari ditambah tetesan air hujan, embun, hingga kotoran burung, biasanya sunroof dan panoramic sunroof akan tampak kusam dan timbul jamur.

Untuk itu, setelah cuci mobil pastikan bagian atap kaca dilap sampai benar-benar kering. Jika ada sisa-sisa air atau sabun di atap, maka kaca sunroof akan berjamur.

Baca juga:  Fitur ini Mampu Mengontrol Kecepatan Mobil di Turunan Tajam

Di sisi lain, untuk menjaga kualitas karet-karet pelindung (sil) agar tetap awet, rajin-rajinlah menyingkirkan debu yang mengendap. Pastikan kondisi karet tak mengeras karena terlalu sering terpapar sinar matahari.

Dan untuk bentuk perawatannya sendiri, pemilik bisa menyemprotkan permukaan karet dengan cairan silikon yang banyak dijual di pasaran. Tidak harus rutin pastinya.

“Tapi paling tidak karet-karet di sekitar area sunroof dicek kualitasnya. Kalau memang terlihat kusam dan agak keras bisa langsung disemprotkan,” pungkas Samsudin. [dp/MTH]