DAPURPACU – Saat ini, tidak sedikit kaum hawa yang menggunakan sepeda motor untuk beraktivitas harian maupun melakukan perjalanan jauh alias turing, mengunjungi tempat-tempat ikonik.
Tak terkecuali bagi wanita bernama lengkap Eleonora Ajisela Agrippina, atau akrab disapa Jisel ini. Beberapa waktu lalu dirinya menuntaskan perjalanan Jakarta – Bali untuk memperingati Hari Kartini.
Pada turing bertema ‘Save Indonesian Women’ ini, Jisel menggunakan Royal Enfield Himalayan mengunjungi beberapa titik di Tanah Air selama 10 hari. Perjalanan turing Jisel bakal Dapurpacu.id bahas dalam artikel lain.
Berikut tips turing dari Jisel untuk perempuan-perempuan Indonesia yang ingin mengeksplorasi lokasi-lokasi eksotik di Tanah Air.
1. Sebelum perjalanan dimulai sebaiknya pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat. Caranya dengan rutin berolahraga dan tidur secara teratur. Usahakan saat di jalan tetap terapkan protokol kesehatan yah!
2. Sepeda motor yang bakal digunakan pastikan juga dalam kondisi terbaik, dengan cara dibawa ke bengkel untuk memastikan secara teknis selalu prima, terutama mesin dan kelistrikannya.

Pastikan untuk menanyakan kepada mekanik bagian mana dari motor yang mungkin bisa bermasalah. Hal ini menjadi sebuah pencegahan terjadinya kendala di jalan dan akan memudahkan Anda untuk mengatasinya.
3. Pasang beberapa tambahan pada sepeda motor, seperti dudukan ponsel untuk melihat peta pada ponsel, lampu tambahan dan klakson dengan suaran yang lebih besar dari standarnya.
4. Bagi sebagian wanita, pakaian bisa menjadi permasalahan. Karena tempat penyimpanan pada sepeda motor sangat amat terbatas, maka perlu selektif dalam membawa pakaian.
Untuk itu perlu membawa pakaian yang bahannya cepat kering dan ringan tentunya, seperti bahan dry fit, mudah dicuci lalu cepat kering.
5. Gunakan helm Supermoto dengan visor bening. Hal ini akan memudahkan pengendara dalam berkendara di bawah sinar matahari karena terdapat ‘topi’ kecil pada helm dan visor bening untuk berkendara pada malam hari.
6. Gunakan jaket riding khusus untuk wanita dengan pelindung (protector). Pastikan tidak terlalu sempit atau kebesaran, karena jaket dengan ukuran yang pas akan lebih nyaman dan juga aman. Kenakan juga sarung tangan, balaclava, dan sepatu pergelangan kaki.

7. Siapkan rencana perjalanan, seperti waktu dari satu titik ke titik berikutnya dan kegiatan atau acara apa yang ingin dikunjungi. Perencanaan yang baik dapat bantu meminimalisir masalah di perjalanan.
8. Siapkan nomor darurat, dalam hal ini perlu ditambahkan dalam phone book nomor-nomor penting seperti Kantor Kepolisian, rumah sakit, teman komunitas dan saudara yang bisa dihubungi.
9. Bawalah alat dan kunci standar sepeda motor. Memang bakal menambah beban bawaan, tapi setidaknya mampu memberikan ‘pertolongan’ pertama sebelum bertemu bengkel.
10. Bawalah tim jika ingin berkendara ke daerah-daerah pelosok dari pemukiman, sebab akan terasa lebih aman jika perlu menjelajahi daerah terpencil.
11. Berhenti atau istirahat setiap 2-3 jam sekali. Sambil menikmati kopi, kamu bisa ngobrol dengan warga sekitar, atau mengistirahatkan mata sejenak.
12. Tetap waspada dan miliki rasa ingin tahu yang tinggi tentang motor yang dikendarai. Jika ada suara yang ganjal, disarankan untuk segera mencari penghentian untuk mengetahui masalahnya dan kemudian memperbaikinya secepatnya.

13. Tidak disarankan menggunakan intercom. Kamu perlu berkonsentrasi, fokus, memperhatikan keseimbangan dan melihat seluas mungkin. Jika Anda merasa bosan, mampirlah ke kedai kopi lokal.
14. Bersiaplah untuk menghadapi kondisi yang tidak terduga di jalan. Jangan panik dan tetap waspada. Masih banyak warga lokal yang baik hati dan akan menawarkan bantuan.
15. Dan yang terpenting, kenali sepeda motor yang akan Anda kendarai sebelum memulai turing. Pelajari benar keunggulan dan kelemahan dari motor tersebut.
Menurut Jisel, menggunakan motor adventure lansiran India ini cukup ideal untuk tinggi tubuhnya yang mencapai 165 cm. Dan dia mengklaim Royal Enfield Himalayan sangat mudah dikendarai dan posisi duduknya nyaman.
“Mengenali sepeda motor itu sangat penting sebelum memulai sebuah perjalanan terlebih turing, karena kita dapat membiasakan diri dengan sepeda motornya,” pungkasnya. [dp/MTH]

