Kabin Mobil Tetap Nyaman, Rawat Karet-karet Biar Awet

DAPURPACU – Komponen karet-karet yang disematkan di beberapa bagian mobil, seperti pada pintu berfungsi untuk meredam dampak suara yang muncul saat proses buka-tutup pintu.

Bahkan untuk menambah tingkat kekedapan suara yang masuk ke kabin mobil, tidak jarang yang melapisinya lagi dengan karet aftermarket universal. Meski demikian komponen ini tetap harus dirawat.

Terlebih jika sudah lama, bisa jadi fungsinya akan berkurang dan sebaiknya harus segera diganti. Ciri-cirinya dapat dilihat dari teksturnya yang keras dan tidak elastis lagi.

Kepala Bengkel Astra Peugeot cabang Cilandak, Rafi’i Sinurat memaparkan, cara mengetahui ciri-ciri mudah melihat karet pintu harus diganti yaitu bentuknya berubah jadi ‘gepeng’ atau terlihat rusak.

“Kurang kedap suara di kabin hingga terdengar suara angin seperti siulan. Jika ciri-ciri itu mulai terlihat dan terasa ada baiknya peranti ini diganti baru,” jelasnya.

Rafi’I menegaskan, apabila ditemukan karet mobil berbentuk gepeng biasanya saat menutup pintu mobil muncul suara besi seperti beradu. Selain kurangnya kedap suara di kabin mobil.

Tambah tidak karuan jika komponen ini bukan cuma usang, tapi rusak atau robek parah. Dapat dipastikan juga air dari luar sangat mudah menyusup ke dalam kabin.

Jelas tidak bisa membiarkannya terlalu lama. Setidaknya masih bisa mengusahakan agar karet-karet pada pintu mobil bisa tahan lama juga awet.

Perhatikan juga karet-karet pada sunroof.

Rafi’i menghimbau kepada pemilik mobil untuk memilih tempat parkir yang teduh. Karena mobil yang tidak secara langsung terkena paparan sinar matahari terik, membuat karet terutama di pintu tidak cepat kering dan bisa tahan lebih lama.

“Lalu hindari kontak langsung dengan karet, terutama saat keluar-masuk mobil atau memasukkan dan mengeluarkan barang. Karena gesekan keras bisa membuat karet mudah robek,” tambah Rafi’i.

Selain itu, biasakan juga untuk membersihkan kotoran yang menempel pada karet pintu. Caranya dengan mencuci dan menyiram di sela-sela lekukan pada karet mobil.

Gunakan air bersih untuk merontokkan kotoran, atau bisa juga memanfaatkan cairan silikon untuk menjaga kelembaban karet tersebut.

Cairan ini juga bisa dimanfaatkan ketika mobil terpapar sinar matahari yang menyebabkan karet pintu menjadi kering dan tidak tahan lama. [dp/MTH]

Previous articleAstra Otoservice Buka Gerai Kedua di Serpong
Next articlePencapaian Gemilang Galang Hendra di Seri Perdana WorldSSP 2021