Pebalap Federal Oil Gresini Moto2 Bertekad Bangkit di Sachsenring | dapurpacu.id

Pebalap Federal Oil Gresini Moto2 Bertekad Bangkit di Sachsenring


DAPURPACU – Fabio Di Giannatonio kembali harus menelan pil pahit pada laga ketujuh Moto2 Catalunya, akhir pekan kemarin. Dirinya kembali harus ‘tersingkir’ di bibir lintasan akibat insiden dengan pebalap lain.

Dua lap terakhir yang harus dilakoni untuk menambah pundi-pundi poin mendadak sirna, usai dirinya tertabrak Hector Garzo di tikungan pertama. Dengan hasil itu, poin Diggia makin jauh dari pemuncak klasemen.

Beruntung, akibat insiden tersebut, pebalap Spanyol ini tidak mengalami cidera yang serius. Diggia mengakui, seri ini tergolong menantang untuk dihadapinya, mulai dari sesi latihan maupun saat balapan.

“Kami bisa start baik kali ini, begitu juga akan mudah finis sepuluh besar dan membawa pulang poin. Beberapa km jelang kibasan finis, sayangnya, pebalap memaksa masuk tikungan pertama dan menabrak saya dari belakang,” ujarnya.

Di sisi lain, pebalap Federal Oil Gresini Moto2 lainnya yakni Nicolo Bulega mampu menyelesaikan seri di P17, dengan nyeri yang terus mendera di sepanjang balapan berlangsung.

Baca juga:  Fabio Di Giannantonio Raih (Lagi) Peluang Rebut Podium di Moto2 Jerman 2021

Dengan tekad bisa masuk 10 besar, ambisi itu harus dikubur dalam-dalam akibat obat penghilang nyeri mulai memudar, yang membuat ia hanya bisa memastikan menyelesaikan balapan kali ini tanpa insiden.

“Sangat disayangkan cidera bahu memengaruhi performa saya saat balapan. Setelah enam putaran pertama, efek painkiller memudar dan membuat saya tidak bisa membalap seperti yang diinginkan,” jelas Bulega.

Dengan hasil yang diperolehnya pada putaran ketujuh Moto2 musim 2021, dirinya komitmen untuk berkonsentrasi pada pemulihan cidera guna menghadapi balapan berikutnya.

“Sangat disayangkan bahwa Diggia ditabrak di sisa lap, padahal performa keduanya menunjukkan semangat mereka begitu besar untuk bisa membawa poin penting,” ujar Hasril Arsyad, Federal Oil Marketing General Manager.

Hasril pun berharap Bulega untuk tetap berusaha tampil impresif di putaran-putaran selanjutnya, dengan target masuk 10 besar dan finis meraih poin, khususnya di seri Jerman dan Assen, Belanda. [dp/MTH]