Tahun 2030, Michelin Produksi Ban Balap Berbahan Berkelanjutan | dapurpacu.id

Tahun 2030, Michelin Produksi Ban Balap Berbahan Berkelanjutan


DAPURPACU – Michelin berkomitmen untuk menghadirkan ban balap yang 46 persennya menggunakan material daur ulang, bersamaan dengan digelarnya Movin’On Summit 2021.

Di ajang pertemuan puncak mobilitas berkelanjutan dunia itu, pabrikan ban asal Perancis ini mengakui bahwa komitmen ini menjadi tahap awal dalam tujuan awal bakal menggunakan 100% bahan berkelanjutan.

“Tidak hanya pada kompetisi (balap mobil), juga untuk semua jenis ban yang diproduksi pada 2050 mendatang. Ini menjadi bukti komitmen bisnis Michelin yang lebih ramah lingkungan di masa depan,” ujar petinggi Michelin, seperti dilansir Motor1.

Pemilihan ban balap dalam proyek keberlanjutan ini juga sekaligus ajang pembuktian kecanggihan teknologi ban Michelin, dimana arena balap membutuhkan kekuatan ban sebagai faktor utamanya.

Michelin berencana menggunakan mobil konsep Mission H24 bermesin hidrogen dalam pengujian ban.

Dalam proyek ini, Michelin telah bermitra dengan tim GreenGT untuk menggunakan prototipe Mission H24 berbahan bakar hidrogen sebagai media pengujiannya.

Jika nanti Michelin mampu mendapatkan hasil data positif dari pengujian ekstrem tersebut, bukan tidak mungkin proyek ini bakal dilanjutkan pada ban-ban produksi massal.

Di sisi lain, melalui ajang pertemuan tahunan itu, Michelin ini bakal mengurangi dampak lingkungan dari proses produksi ban, mulai dari penggunaan bahan baku hingga daur ulang.

Sebagai informasi, pada Mei lalu Michelin melaporkan kemitraannya dengan perusahaan biokimia Prancis, Carbios untuk mengubah limbah plastik PET menjadi serat penguat ban. Sebelumnya, tepat Februari 2021, Michelin memulai pembangunan pabrik daur ulang pertamanya.

Selain itu, target 40 persen bahan berkelanjutan di bannya di 2030 telah ditetapkan sebagai tonggak sementara di depan target 100 persen pada 2050. [dp/MTH]