DAPURPACU – Pemerintah resmi memperpanjang subsidi Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) 100%, untuk mobil 4×2 di bawah 1500 cc hingga Agustus mendatang.
Hal ini merujuk pada respon positif masyarakat sejak relaksasi tersebut diterapkan pada Maret lalu, ada kenaikan penjualan mobil baru sampai 28,85%. Bahkan pada April, lonjakan mencapai 227% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Diperkuat lagi dengan data Gaikindo yang mengklaim untuk penjualan ritel secara kumulatif periode Januari-April 2021, naik 5,9% (yoy) menjadi 257.953 unit.
Perpanjangan ini diusulkan Kementerian Perindustrian dan disetujui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarwati dalam rapat Pemulihan Ekonomi Nasional yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Jumat (11/6) lalu.

“Secara bulanan volume penjualan ritel telah mendekati level normal atau sekitar 80.000 per bulan,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Minggu (13/6).
Menteri Agus memaparkan, seiring perkembangan implementasi kebijakan itu, kinerja industri otomotif dan penjualan mobil di Tanah Air menunjukkan tren yang positif.
“Pemerintah memang akan melakukan evaluasi per tiga bulan untuk melihat dampak dari diskon PPnBM DTP untuk pembelian mobil baru,” ungkap Agus kemudian.
Seperti diketahui, penerapan diskon pajak dari pemerintah sebagai upaya untuk terus mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional dengan menjalankan berbagai kebijakan strategis.

Untuk awalnya, skema diskon diberlakukan per tiga bulan perubahan potongan pajak, yakni Maret-Mei diskon 100 persen, Juli-Agustus 50 persen, dan Oktober-Desember 25 persen.
Dengan disetujuinya perpanjangan pajak, periode untuk diskon PPNBM DTP 50% menjadi berakhir pada Desember 2021. Dengan begitu, masyarakat masih bisa memanfaatkan diskon pajak 100% hingga Agustus mendatang.
“Kementerian Keuangan sudah senada dengan kami bahwa PPnBM DTP dapat diperpanjang. Ini bertujuan membangkitkan kembali gairah usaha di tanah air, khususnya sektor industri, yang selama ini konsisten berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional,” tandas Agus.
Sejatinya, usulan untuk diperpanjangnya diskon PPNBM DTP ini sebelumnya telah disampaikan oleh Gaikindo, melalui Jongkie Sugiarto. Menurutnya, pemerintah bisa menilai dan mengevaluasi apa yang terjadi dalam tiga bulan terakhir ini (Maret-Mei).
“Kalau kami melihatnya, tepat sasaran, dan semua pihak happy dengan adanya stimulus ini,” ungkap pria yang menjabat sebagai Ketua I Gaikindo tersebut. [dp/MTH]

