Hal Wajib Yang Harus Dilakukan Sebelum Turing

DAPURPACU – Turing bagi para bikers atau pun komunitas menjadi ajang ‘sakral’ sebagai momentum mempererat rasa brotherhood sekaligus kekerabatan antar anggota.

Bagi Anda penyuka solo touring bisa jadi aksi penjelajahan secara mandiri ini ingin menikmati keindahan rute dan lokasi-lokasi eksotik yang dikunjunginya.

Agenda solo touring inilah yang tengah dijalani sejumlah pengguna Maxi Yamaha sepanjang periode 1 Juni – 31 Juli 2021. Dikemas dalam kompetisi video dan foto Maxi Yamaha Journey, tiap peserta melakukan turing mandiri atau bersama komunitas sesama pengguna Maxi Yamaha.

Namun di balik itu, dalam melaksanakan turing, khususnya yang menempuh jarak ratusan atau bahkan ribuan kilometer dan memakan waktu cukup lama, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Fokusnya pada kondisi motor, kesiapan pengendara sampai dengan pemahaman rute jalan yang akan dilalui dan lain-lain sebagainya. Berikut rinciannya:

Cek Kondisi Kendaraan
Perjalanan jarak jauh tentu memerlukan kondisi motor yang prima. Oleh karena itu, sebelum perjalanan pastikan sudah melakukan pengecekan seluruh komponen motor seperti ban, oli, aki dan lainnya dimana semuanya dapat berfungsi dengan normal dan dalam kondisi baik.

Agar mempermudah, tidak ada salahnya membawa motor ke bengkel resmi terdekat untuk dilakukan pengecekan dan perawatan berkala.

Khusus konsumen Yamaha, bahkan dapat memanfaatkan fitur layanan pada aplikasi My Yamaha Motor untuk melihat lokasi bengkel resmi terdekat dan juga informasi Service Kunjung Yamaha (SKY).

Pastikan Kondisi Tubuh Sehat
Hal lain yang tidak kalah penting adalah memastikan kondisi badan dalam keadaan sehat. Menjelang hari keberangkatan siapkan fisik Anda sebaik mungkin.

Tidur cukup dan jaga asupan makanan serta minuman untuk meningkatkan konsentrasi ketika berkendara. Jangan memaksakan diri ketika merasa lelah diperjalanan, berhenti sejenak untuk istirahat guna memulihkan kembali tenaga dan konsentrasi.

Kenali Rute Perjalanan
Memahami kondisi dan karakter jalan yang akan dilewati merupakan salah satu cara untuk meminimalisir resiko kecelakaan di jalan. Dengan begitu segala kondisi di jalan sudah diprediksi sebelumnya.

Berpatokan dari rute tersebut kondisi seperti jalan berlubang, tikungan tajam, tanjakan dan turunan curam hingga wilayah yang minim penerangan dan rambu lalu lintas.

Dan jika memang minim informasi terkait jalur turing, manfaatkan teknologi GPS atau digital maps untuk mendapat sedikit gambaran rute.

Patuhi Rambu Lalu Lintas & Marka Jalan
Salah satu penyebab tingginya angka kecelakaan di jalan adalah karena minimnya kesadaran pengendara untuk mau mematuhi rambu lalu lintas dan marka jalan.

Padahal, dengan mau mengikuti rambu dan marka yang ada kita dapat berkendara secara lebih teratur dan terkontrol serta menghormati sesama pengguna jalan.

Gunakan Riding Gear yang Layak
Riding gear yang layak dan terstandarisasi menjadi barang wajib yang harus dikenakan secara lengkap ketika sedang berkendara, khsususnya saat touring jarak jauh.

Karena dengan mengenakan riding gear yang lengkap dan benar dapat mencegah atau setidaknya meminimalisir dampak luka yang diderita tubuh ketika mengalami kecelakaan di jalan. [dp/MTH]

Previous articleHarley-Davidson Geruduk Indonesia Dengan Model 2021
Next articleDaihatsu Pertahankan Posisi Penjualan Nasional Per Mei