DAPURPACU – Hingga Mei lalu pergerakan industri otomotif nasional diklaim terus tumbuh, berkat dukungan kebijakan pemerintah terkait insentif pajak kendaraan bermesin tertentu.
Adanya kebijakan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) 100%, terbukti mampu menstimulus pasar otomotif di tengah kondisi pandemi hingga saat ini.
Terlebih beberapa waktu lalu, pemerintah resmi memperpanjang subsidi PPnBM 100% hingga Agustus 2021 mendatang. Tentunya menjadi angin segar kembali bagi para pemain dan industri pendukungnya.
Namun dibalik itu, jelang berakhirnya diskon PPnBM ‘tahap 1’ pada Mei lalu, terjadi penurunan penjualan dibandingkan awal-awal diterapkannya kebijakan relaksasi itu.

Meski demikian, Daihatsu melaporkan pada periode Januari – Mei, retail sales Daihatsu mencapai 54.718 unit atau naik sekitar 14% dibandingkan periode yang sama tahun 2020.
Sementara dari sisi wholesales, penjualan Daihatsu mencapai sekitar 59 ribu unit, atau naik hingga 20% dibandingkan periode yang sama. Di bulan Mei sendiri tercapai 10.735 unit.
Sehingga, capaian ini membuat Daihatsu tetap berada di peringkat 2 penjualan otomotif nasional dengan market share sebesar 17% untuk retail sales, dan 18,5% untuk wholesales.
Sepanjang periode itu, tiga model ini masih berkontribusi besar pada penjualan ritel Daihatsu diantaranya Gran Max PU sebanyak 15.231 unit (28%), Sigra sebesar 13.353 unit (24%) dan Terios yang membukukan angka 8.298 unit (15%).

Sedangkan pada Mei sendiri, komposisi tiga besar penjualan masih dihuni dipegang ketiganya, hanya saja Sigra menjadi model terlaris dengan penjualan ritel mencapai 2.828 unit (26%).
Lalu disusul Gran Max PU 2.582 unit (24%), serta Terios sebanyai 1.326 unit (12%). Kemudian Ayla (1.590 unit), Gran Max MB (989 unit), Xenia (525 unit), Rocky (505 unit) dan kombinasi Luxio serta Sirion mencapai 390 unit.
Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation mengatakan pihaknya bersyukur penjualan Daihatsu tumbuh sejalan dengan kenaikan pasar.
“Kami berharap, tren positif ini dapat terus berlangsung dengan capaian yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” pungkas Hendrayadi. [dp/MTH]

