DAPURPACU – Sebagai salah satu komponen penyalur tenaga dan torsi ke roda belakang yang menghasilkan energi gerak pada sepeda motor, perawatan rantai tetap harus dilakukan.
Dengan merawat serta rutin mengecek kondisi rantai, perjalanan akan nyaman dan aman. Terlebih di musim tak menentu seperti ini, perawatan komponen ini wajib dilakukan.
Technical Service Division PT Astra Honda Motor, Endro Sutarno mengatakan, sangat perlu memperhatikan kualitas rantai roda sepeda motor agar kondisinya selalu prima.
“Perawatan ataupun pengecekan rantai roda disarankan rutin dilakukan setiap periode 4.000 km,” tambah Endro, dalam siaran resminya, Kamis (24/6).

Berikut tips cara merawat rantai roda agar kinerja sepeda motor dapat maksimal dan memberikan kenyamanan saat dikendarai.
1. Kenali Bagian Rantai
Sebelum mengetahui cara perawatan, pelajari dahulu bagian-bagian yang terdapat pada rantai roda. Rantai terhubung dengan drive sprocket (gear mesin) dan driven sprocket (gear pada roda).
Rantai sendiri terdiri dari roller link saling terhubung yang disatukan dengan master link sebagai penyambung dua sisi rantai. Perhatikan pemilihan jenis rantai yang digunakan, ada perbedaan ukuran rantai motor bebek dan sport.
Perbedaan itu terdiri dari ukuran panjang rantai dan juga ukuran lebar dari roller link. Endro menegaskan, pemilik motor perlu memastikan roller link dapat berputar 180 derajat.

“Mengetahui bagian-bagian dari rantai merupakan salah satu langkah awal untuk mengetahui letak pemberian pelumas pada rantai, sekaligus pengecekan kualitas rantai,” jelas Endro.
2. Jarak Main Bebas
Salah satu langkah penting agar rantai motor awet dan tenaga tersalurkan sempurna ke roda belakang adalah mengatur jarak main bebasnya. Atur batas kekenduran rantai melalui stiker yang berada di pelindung rantai.
Untuk mengukur kekencangan rantai, motor harus dalam kondisi standar tengah dan posisi gigi netral. Kemudian putar roda untuk menemukan kekenduran rantai yang paling kecil.
Terakhir, gunakan penggaris mengukur tingkat kekenduran pada bagian kekenduran yang paling kecil atau di tengah-tengah antar dua sprocket.
“Jika kekenduran melebihi batas jarak main bebas yang terdapat pada stiker, lakukan setel kekencangan atau dapat dibawa ke bengkel resmi terdekat,” tambahnya.
3. Gunakan Pelumas
Sebelum memberikan pelumas pada rantai, ada baiknya kondisi rantai dibersihkan terlebih dulu dengan cairan pembersih (detergen) dan disikat menggunakan sikat kecil.

Selanjutnya dapat dilakukan pengeringan dengan menggunakan kain kering pada seluruh bagian rantai. Dalam proses pembersihan, hindari menggunakan cairan pembersih yang mudah terbakar.
Setelah proses membersihkan rantai selesai, beri pelumas dengan menggunakan pelumas rantai roda. Berikan oli atau pelumas pada roller rink dan link plate.
Selain pelumas khusus rantai, bisa juga menggunakan gear Oil SAE 80 – 90 baru. Pada prinsipnya, kerja rantai motor akan bergesekkan dengan bagian lain bakal mengalami keausan, sehingga butuh perawatan yang rutin.
“Merawat rantai motor merupakan salah satu hal penting hal sebagai langkah memperpanjang umur rantai dan menghindar kemungkinan lepas dari gear set,” tutup Endro. [dp/MTH]

