DAPURPACU – Sebelum sepeda motor jenis skutik makin bertumbuh di dunia termasuk di Indonesia, tipe bebek (cub) dan sport cukup mendominasi pasar otomotif khususnya para pria.
Meski begitu, tidak sembarang orang tentunya bisa mengendarai kedua jenis motor itu, khususnya yang sudah dilengkapi tuas kopling. Terlebih bagi yang baru pertama kali mengemudikan motor.
Tanpa adanya latihan, kemampuan Anda untuk bisa mengendarai dan ‘menguasai’ seluruh kontrol motor tidak akan terjadi. Usahakan saat belajar motor, carilah lokasi yang aman.
Jangan salah loh, saat ini kaum hawa sudah banyak yang menunggangi motor berkopling. Bahkan mereka sudah melakukan perjalanan jauh untuk menekuni hobi turingnya.
”Sepeda motor salah satu kendaraan yang bermanfaat untuk melakukan aktivitas harian maupun hobi,” kata Supriyanto, Manager Promosi Main Dealer PT Lautan Teduh.
Pastinya, lanjut dia, karakter sepeda motor kopling manual dengan kopling otomatis jelas berbeda. Berikut tips basic belajar menggunakan motor kopling manual:
Kenali fungsi perangkat motor
1. Tuas kopling berada di tangan kiri.
2. Kopling bertujuan untuk memutus/meneruskan putaran crankshaft ke transmisi lalu ke roda.
3. Cek kondisi tuas kopling, pastikan saat menarik terasa halus dan ringan, ini akan memudahkan ketika belajar mengendarainya.
4. Pastikan tuas kopling tidak patah/rusak agar lebih mudah saat belajar.
5. Pastikan jarak bebas tuas kopling standard sesuai yang tertera di buku manual agar pengoperasian bisa maksimal.
6. Pada motor kopling manual, perpindahan gear ada yang dari gear 1 ke gear maksimum ditekan ke depan semua dan ada yang dari gear 1 ditekan ke depan selanjutnya gear 2 lalu ke gear maksimum ditekan ke belakang/dicongkel.
7. Pastikan semua perangkat motor dalam keadaan baik dan sempurna (rem, ban, lampu dan lainnya).
Setelah semua fungsi sudah dipahami, langkah pertama adalah operasikan gas dan pindah gear tanpa harus menjalankan motor. Berikut paparannya:
1. Hidupkan mesin dan gear dalam keadaan netral.
2. Operasikan rem belakang (menginjak pedal rem) untuk menjaga motor tidak bergerak.
3. Tarik tuas kopling secara penuh agar perpindahan gear lebih mudah dan masukkan gear 1.
4. Lepas rem belakang dan lepas tuas kopling secara perlahan, jika melepas terlalu cepat akan membuat mesin motor mudah mati.
5. Jalankan motor tanpa mengoperasikan gas (jika kondisi motor standard/normal), tanpa digas pun motor bisa berjalan.
6. Tarik kopling saat akan berhenti dan lakukan pengereman secara halus.
7. Ulangi tahap ini sampai Anda mengenal karakter motor dengan baik.
Langkah berikutnya adalah:
1. Mulai operasikan gas secara halus dan tambah gear untuk menambah kecepatan.
2. Selalu tutup gas dahulu baru tarik kopling saat akan memindahkan gear (menambah/ mengurangi).
3. Operasikan kopling pada tiga kondisi yaitu saat pertama kali akan jalan, pindah gear (menambah/mengurangi) dan saat akan berhenti.
4. Hindari menarik tuas kopling saat melakukan pengereman, ini akan membuat motor nyelonong karena tidak ada engine brake sehingga lebih susah dikendalikan.
5. Saat menurunkan gear disarankan pada rpm motor yang tidak tinggi, ini akan membuat perpindahan menjadi lebih halus.
6. Ulangi terus-menerus sehingga lebih mengenal karakter motor dan mahir.
Baca buku petunjuk/manual pada sepeda motor untuk mengetahui lebih dalam. Selalu gunakan safety gear agar dapat melindungi diri dengan maksimal. [dp/MTH]

