DAPURPACUID – PT Chery Sales Indonesia memperluas komitmennya di Indonesia Timur lewat pusat pelatihan baru di Makassar untuk memperkuat teknisi dan layanan purnajual.
Fasilitas Chery Training Center di pusat kota provinsi Sulawesi Selatan tersebut menjadi yang kedua, setelah sebelumnya didirikan di Bekasi, Jawa Barat.
Hadirnya pusat pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi teknisi, memperkuat kualitas layanan purnajual, serta mendukung kesiapan jaringan diler di sana.
Tak hanya itu, kehadiran training center ini juga memperkuat sinergi industri dengan pemerintah melalui kolaborasi bersama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Makassar di bawah Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Fokusnya jelas, menciptakan dan mengembangkan talenta lokal siap pakai yang relevan dengan kebutuhan industri modern. Termasuk penguatan ekosistem otomotif nasional.
Chief Operation Officer Chery Sales Indonesia, Wang Peng menegaskan, penguatan kompetensi teknisi jadi kunci dalam menghadirkan layanan yang konsisten dan profesional di seluruh jaringan diler.

Menurutnya, Chery punya komitmen jangka panjang di Indonesia, tak hanya lewat pengembangan teknologi otomotif, tapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kehadiran Training Center di Makassar menjadi langkah memperluas transfer pengetahuan hingga ke Indonesia Timur, sekaligus membekali talenta lokal dengan keterampilan teknis dan profesionalisme kerja,” imbuhnya.
Makassar dipilih bukan tanpa alasan. Kota ini dikenal sebagai gerbang Indonesia Timur dengan pertumbuhan ekonomi yang solid, termasuk kontribusi signifikan terhadap penjualan kendaraan nasional.
Potensi ini menjadikannya lokasi yang strategis untuk pengembangan jaringan hingga peningkatan pada layanan otomotif. Termasuk potensinya sebagai pusat pertumbuhan industri otomotif.
Lewat kolaborasi dengan BBPVP Makassar, Chery membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan pelatihan berbasis industri, khususnya otomotif.
Program ini dirancang untuk menjembatani kebutuhan dunia kerja dengan keterampilan praktis yang aplikatif dan berkelanjutan. Chery Training Center Makassar sendiri mengusung tiga pilar utama.
Pilar-pilar itu yakni kompetensi teknis, layanan, dan product knowledge. Pendekatan ini memastikan teknisi tak hanya paham teknologi kendaraan, juga mampu memberikan pengalaman pelanggan yang optimal.

Fasilitas ini juga difungsikan sebagai pusat program Train of the Trainer (TOT). Tujuannya meningkatkan kualitas instruktur, serta efektivitas transfer pengetahuan di jaringan diler.
Selain itu, pusat pelatihan ini menjadi ruang untuk melakukan quality improvement studies guna mendukung peningkatan berkelanjutan pada produk dan layanan.
Dari sisi fasilitas, Chery menghadirkan modul kendaraan listrik, unit praktik, hingga sarana pengisian daya. Hal ini memungkinkan peserta memahami secara langsung proses diagnosis, perawatan, hingga penanganan kendaraan elektrifikasi.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI, Darmawansyah menyambut positif kolaborasi ini sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas SDM, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
“Penyelarasan kurikulum dengan program BBPVP jadi langkah penting agar pelatihan makin relevan dengan kebutuhan industri dan membuka peluang lebih besar bagi tenaga kerja lokal,” tandasnya.
Lebih jauh, inisiatif ini juga sejalan dengan visi pengembangan industri ramah lingkungan di Indonesia. Penguatan kompetensi teknisi kendaraan elektrifikasi menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi menuju mobilitas berkelanjutan.
Ke depan, Chery berkomitmen terus memperluas kontribusinya di Indonesia melalui peningkatan kualitas layanan, kesiapan tenaga teknis, serta penguatan ekosistem otomotif yang inklusif. [dpid/TH]

