Berkendara Malam Hari, Jangan Lupakan Fitur Pendukung | dapurpacu.id

Berkendara Malam Hari, Jangan Lupakan Fitur Pendukung


DAPURPACU – Berkendara di malam hari dibutuhkan konsentrasi tinggi, didukung berbagai fitur yang ada seperti pencahayaan dari lampu utama maupun lampu sein saat ingin berbelok.

Mengemudi pada kondisi ini memang menyenangkan dikarenakan kondisi jalan yang cenderung lebih lenggang, terutama di atas pukul 22.00 hingga dini hari.

Padahal, seorang pengendara tetap harus berhati-hati agar selamat sampai tujuan. Sebagian driver menganggap mengemudi pada malam jauh lebih rileks.

Kondisi sekitar jalan yang relatif sepi serta minus sinar matahari membuat mengemudi di malam hari menjadi pilihan, meski bisa menjadi hidden killer bila Anda tidak bisa mengantisipasi dengan tepat dan benar.

Secara biologis, malam hari merupakan waktu tepat untuk beristirahat karena pada dasarnya manusia tergolong mahluk yang hidup pada siang hari (daytime).

Penggunaan lampu jauh (high beam) kerap kali dilakukan untuk menyorot kondisi jalan di depan, yang tentunya membuat pandangan pengemudi langsung merespons negatif di depannya.

Baca juga:  Perhatian Sorot Lampu, Jangan Salah Seting Loh!

Seketika pandangan gelap dan kabur. Kondisi buta sementara akan mendera (blind temporary) pengemudi. Butuh waktu bagi mata untuk kembali ke pandangan normal.

Inilah yang terjadi saat pandangan terkena sorot lampu jauh dari kendaraan yang berlawanan. Jelas, kondisi berkendara terutama di jalan yang minim penerangan jalan penuh risiko.

Oleh karena itu, meminimalkan kondisi itu di jalan menjadi opsi tidak bisa ditawar-tawar. Pengemudi dituntut konsentrasi tinggi dan tetap di jalur yang aman.

Kondisi fisik prima dan refleks gerak tubuh mesti dalam kondisi baik untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

Saat berbelok di jalan yang minim penerangan juga harus ekstra berhati-hati. Kondisi samping jalan yang gelap dapat menipu mata padahal ada lubang yang harus dihindari pengemudi.

Peugeot 3008 dan 5008 SUV memiliki fitur foglamp yang juga berfungsi sebagai turning light. Foglamp akan secara otomatis menyala sesuai arah belok kemudi saat melakukan manuver.

Baca juga:  Peugeot 3008 dan 5008 SUV Siap 'Ganti Wajah'

Fitur ini sangat berguna untuk menghindari lubang atau berbagai hal yang perlu dihindari kendaraan saat berbelok. Selain itu, lampu utama pada kedua SUV ini juga sudah menggunakan teknologi Full LED Projector.

Dengan teknologi tersebut diklaim memberikan pencahayaan sangat terang dan fokus tanpa menyilaukan kendaraan di arah yang berlawanan.

Jika mengemudi pada kondisi malam hari tetap menjadi pilihan, pengemudi harus mempersiapkan beberapa hal. Pertama, pengemudi harus sudah cukup beristirahat agar konsentrasi berkendara dalam kondisi fit dan tidak mengantuk.

Selain itu, kendaraan telah dipersiapkan dengan baik seperti mengecek kondisi lampu utama (dekat dan jauh), rem, sein, dan lainnya dapat berfungsi dengan normal. [dp/MTH]