Michelin Berupaya Hadirkan Ban Balap Mumpuni di MotoGP | dapurpacu.id

Michelin Berupaya Hadirkan Ban Balap Mumpuni di MotoGP


DAPURPACU – Michelin terus menggelontorkan pembaharuan produk ban yang digunakan para pebalap di ajang MotoGP. Untuk musim balap 2021, dua seri ban diperkenalkan.

Hadirnya Michelin Power Slick dan Michelin Power Rain menjadi produk terkini, berbekal pengalaman Michelin sepanjang musim balap MotoGP 2020, menggunakan kerangka yang telah ditetapkan oleh penyelenggara.

Lima tipe ban diperkenalkan untuk tahun ini, yaitu Michelin Power Slick dengan karakter komponen soft, medium, dan hard, serta Michelin Power Rain dengan karakter soft dan medium.

Menurut Presiden Direktur Michelin Indonesia, Steven Vette, Michelin memiliki tim tersendiri yang terlibat dalam pentas balap motor itu, yaitu Michelin Motorsport yang berbasis di Clermont-Ferrand, Perancis.

“Tim bangga dengan pencapaian mereka karena selama program uji pre-season Michelin bisa mencapai target pengembangan ban yang diinginkan dan hasil capaiannya juga sangat memuaskan,” tutur Steven.

Dengan begitu, lanjut dia, Michelin bisa menyediakan rangkaian pilihan ban untuk para pebalap yang lebih efisien dan tahan di segala kondisi.

Produk ban yang digunakan pada musim kali ini juga telah ditingkatkan konsistensinya dengan penggunaan bahan yang sedikit lebih keras, namun diklaim tetap memiliki cengkeraman maksimal dan performa yang kuat.

Saat dilakukan pengujian di sesi pra-musim di Qatar, ban Michelin terbukti memecahkan dua rekor baru untuk Losail yang ditorehkan dua pebalap dari tim Ducati.

Pertama, lap tercepat di lintasan oleh Jack Miller (1 menit 53,183 detik) dan kecepatan tertinggi yang pernah tercatat oleh Johann Zarco (357,6 km per jam).

Bukan Untuk Produk Ban Massal
Untuk ban-ban yang digunakan di ajang MotoGP, Michelin mengklaim menggunakan material yang jelas berbeda dibandingkan dengan produk yang digunakan di jalanan biasa.

Di sini, ban yang digunakan memiliki konstruksi yang disesuaikan kondisi aspal di sirkuit. Slick tyre untuk ban belakang terbaru memiliki konstruksi lebih linear membuat kontak sentuh dengan aspal lebih baik.

Konstruksi ban yang diciptakan Michelin membuat ban dapat terdeformasi lebih baik dalam menghadapi tikungan dan kondisi motor miring dengan menghasilkan cengkeraman yang kuat.

Menurut Piero Taramasso, Manajer Michelin Motorsport, konstruksi ban baru yang pertama dihadirkan Michelin di MotoGP 2020 membuat traksi ban menjadi lebih besar saat menggunakan gas untuk keluar tikungan.

Selain itu, berkat pengembangan konstruksi tersebut akan lebih memaksimalkan kemampuan motor saat berpacu di lintasan dibanding MotoGP musim lalu.

Teknologi pada ban ini memungkinkan deteksi otomatis jenis komponen ban yang digunakan saat balapan dan informasi ini melalui teknologi nirkabel yang tersedia untuk pebalap dan tim. [dp/MTH]