DAPURPACU – Revolt Intellicorp bakal menghentikan seluruh penjualan serta produksi motor listrik RV300, dan akan menggantinya dengan model baru yang diberi nama RV1.
Startup asal India yang dijalankan oleh Rattan India Enterprises Ltd. ini bakal segera mengembangkan sekaligus memproduksi motor listrik entry-level itu dengan harga terjangkau.
Revolt Intellicorp mengklaim RV1 akan menjadi motor listrik yang 100 persen dibuat di India, yang direncanakan akan diproduksi di pabrik perusahaan di Manesar, Haryana.
Kesuksesan model-model RV sudah diperoleh Revolt sejak hadirnya RV400 pada 18 Juni lalu. Semenjak diluncurkan hingga kini sudah lebih dari 5.000 unit pemesanan yang tercatat.
Sementara pada RV300, Revolt mengklaim penjualan unit ini kurang mendapat respon yang baik dari konsumen. Untuk itu, Revolt memutuskan untuk mempensiunkan model ini.

Adapun sisa stok yang ada akan diakuisisi oleh Domino’s Pizza, dan akan menggunakan sepeda tersebut sebagai transportasi menggantikan armada sebelumnya berbahan bakar bensin.
Seperti dilansir Drivespark, promotor Rattan India Enterprises, Anjali Rattan menuturkan bahwa banderol RV1 lebih murah dibandingkan RV400 dan merupakan model yang sepenuhnya baru.
“Akhir tahun ini, seluruh produk kami sepenuhnya akan diproduksi di India. Kami telah mengimpor suku cadang dari Cina, tapi saat ini kami fokus mengalihkan fokus ke suku cadang yang dipasok dari India,” jelas Anjali.
Anjali menambahkan, produksi RV1 direncanakan akan dimulai pada Januari 2022. Revolt RV1 diperkirakan akan dijual dengan harga sekitar Rs 75.000, atau setara US$1.000.
Revolt RV300 dan RV400 menjadi sepeda motor listrik pertama yang dirilis di India. Keduanya hanya tersedia di beberapa kota, seperti Delhi, Pune, Ahmedabad, Chennai, Hyderabad dan Mumbai.

RV300 merupakan model entry-level yang kehilangan beberapa fitur seperti konektivitas dan banyak lagi. Motor ini didukung paket baterai lithium-ion 2,7 kWh, dipadukan dengan motor listrik 1,5 kW.
Kemampuan jelajah dari motor ini diklaim bisa mencapai 180 km untuk sekali pengisian daya, dengan kecepatan puncak 65 km/jam.
Menghadapi pertumbuhan pasar tersebut di India, Revolt Intellicorp berharap mencapai sekitar RS 50.000 crore pada 2025 dengan penjualan tahunan 50 lakh unit.
“Lima lakh akan kami produksi per tahun dalam lima tahun ke depan. EV juga menawarkan pasar yang besar untuk ekspor ke OEM EV dan ada peluang besar untuk ekspor EV yang berasal dari India,” pungkasnya.
Revolt adalah salah satu pengadopsi awal pasar EV roda dua di India. Perusahaan sedang berupaya memperluas penjualan di seluruh negeri untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. [dp/MTH]

