Merawat Interior Mobil dan Hidup Sehat Ala Teruci | dapurpacu.id

Merawat Interior Mobil dan Hidup Sehat Ala Teruci


DAPURPACU – Pemilik Daihatsu Terios dan Toyota Rush yang tergabung dalam Terios Rush Club Indonesia (TeRuCI) punya cara untuk mengurangi kejenuhan di masa PPKM ini.

Dengan menggelar ‘nongkrong’ secara virtual, kegiatan ini terus menjadi agenda rutin bagi para pemilik Daihatsu Terios dan Toyota Rush. Ragam tema pun diangkat.

Untuk kali ini, dengan mengusung tema ‘Perawatan Kendaraan dalam Keseharian Komunitas dan Hidup Sehat’, acara yang diikuti beberapa perwakilan chapter ini digelar pada Sabtu (4/9) lalu.

Anggota yang berpartisipasi datang dari Chapter Jakatarubs, TeRuCI Chapter Bekasi, Chaploks Depok, dan Chapter Tangerang. Hadir juga Humas Pengurus Pusat TeRuCI, Reza Syailendra dan Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) Ariyo Bimmo.

Reza menyambut baik inisiatif untuk menjaga tali silaturahmi antar anggota di masa pandemi ini. Menurutnya, semangat kekeluargaan harus tetap terjaga meski tidak bisa bertemu secara fisik.

“Hari ini kita kumpul untuk merawat hubungan antar anggota. Sama seperti mobil, biarpun intensitas bertemu (fisik) menurun, kualitas harus tetap bagus,” kata Reza.

Reza juga berbagi tips perawatan interior agar tetap prima. Disebutkan, kondisi pembatasan mobilitas di masa pandemi tidak boleh menjadikan lalai dalam merawat mobil khususnya bagian interior.

Menurutnya, rutin membuka kaca jendela dan pintu baik untuk memberikan sirkulasi udara segar ke dalam interior mobil. Ia juga mengajak para anggota untuk menghentikan kebiasaan merokok di dalam mobil.

“Merokok di dalam mobil bisa menimbulkan bau, merusak interior dan berpengaruh kepada harga jual mobil nantinya,” tutur Reza, dalam siaran resminya, Senin.

Di sisi lain, Ariyo menjelaskan kebiasaan merokok di dalam mobil sering dianggap sepele, namun ternyata sangat berbahaya dari aspek keselamatan berkendara maupun kualitas udara.

“Hal ini tidak hanya berdampak pada pengemudi, juga terhadap penumpang lain. Jalan terbaiknya adalah tidak merokok sama sekali di dalam mobil,” tandasnya.

Namun jika dirasa sulit, penggunaan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik atau produk tembakau yang dipanaskan, dapat mengurangi bahaya dari kebiasaan merokok. [dp/MTH]