DAPURPACU – Pabrik Wuling mendapat kunjungan beberapa menteri untuk melihat langsung kesiapan pabrikan mobil asal Tiongkok tersebut saat memasuki era elektrifikasi di Tanah Air.
Mereka adalah Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A; Menteri Perhubungan (Menhub), Ir. Budi Karya Sumadi; dan Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin.
Kedatangan mereka disambut oleh President Director Wuling Motors, Shi Guoyong dan Arif Pramadana, Vice President Wuling Motors, Kamis (30/9) lalu.

Para menteri juga menyaksikan langsung seluruh proses produksi berbagai lini model Wuling pada pabrik Wuling yang menerapkan Global Manufacturing System (GMS) itu.
Guoyong mengatakan, realisasi investasi Wuling di Indonesia dimulai dari pembangunan fasilitas produksi dan supplier park berstandar kualitas global.
“Kemudian, Wuling hingga kini telah menghadirkan lini produk berkualitas di pasar otomotif Indonesia, bahkan menjadi komoditas ekspor,” tambahnya.

Adapun agenda utama kunjungan Menko Marves dan Menhub beserta jajarannya adalah mengajak Wuling bekerja sama di bidang kendaraan listrik, termasuk infrastrukturnya.
Bahkan Luhut dan Gunadi diberi kesempatan untuk mencoba beberapa mobil listrik Wuling di area kantor pusat Wuling yang berada di Cikarang, Jawa Barat.
Dipandu Arif Pramadana, para Menteri dapat merasakan langsung kendaraan listrik Wuling dan mencoba inovasi yang terdapat pada dua kendaraan listrik Wuling, yakni E100 dan Mini EV.

Guoyong juga memaparkan berbagai rencana ke depan terkait perkembangan kendaraan listrik Wuling yang telah dipasarkan di negara asalnya di Tiongkok.
Sebagai informasi, saat ini Wuling telah memasarkan beberapa mobil bermesin listrik dengan bodi yang mungil di Tiongkok, mulai dari E100, E200, E300, hingga Mini EV.
Tercatat sepanjang periode Januari – Juli 2021, penjualan kendaraan listrik Wuling menempati tangga teratas dengan meraih angka sebesar 200 ribu unit.

Teknologi yang ada di platform GSEV tersebut terdiri dari kendaraan penumpang dan logistik tanpa pengemudi, konektivitasi 5G, serta komputasi awan.
Dengan demikian, Wuling diklaim sudah memiliki rangkaian produk EV dan inovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar otomotif di Indonesia. Untuk itu, Wuling berencana berinvestasi terkait elektrifikasi.
“Kami serius membawa teknologi (EV) itu ke Indonesia. Tentunya, Wuling juga butuh dukungan dari pemerintah untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem EV di Indonesia,” tutup Guoyong. [dp/MTH]

