Rencana DAMRI Gunakan DFSK Gelora E Jadi Armadanya | dapurpacu.id

Rencana DAMRI Gunakan DFSK Gelora E Jadi Armadanya


DAPURPACU – DFSK Gelora E terus menunjukkan performanya sebagai kendaraan listrik yang cocok digunakan sebagai armada pengangkut khususnya pelaku bisnis transportasi.

Dukungan performa mesin yang andal sebagai kendaraan komersial ringan listrik pertama di Indonesia, terus mendapatkan respon dari berbagai pihak, salah satunya dari Perum DAMRI.

Untuk itu, DFSK dan Perum DAMRI resmi menjalin kerja sama elektrifikasi transportasi darat dengan menyediakan Gelora E untuk diuji, Kamis (25/11) lalu.

Nantinya, Gelora E bakal diuji selama beberapa waktu ke depan guna mengkaji peluang penggunaan mobil listrik itu sebagai armada usaha, sekaligus mengkaji peluang Gelora E untuk armada mereka di masa mendatang.

“Semangat DAMRI terutama dalam HUT ke-75 tahun untuk menghadirkan armada yang ramah lingkungan sejalan dengan semangat DFSK yang hadir sebagai solusi mobilitas masyarakat di Tanah Air,” kata PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi dalam siaran resminya, Kamis.

“DFSK Gelora E sepenuhnya digerakan oleh tenaga listrik dan nol emisi gas buang. Selain itu, mobil ini memiliki utilitas yang tinggi dan bisa digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan usaha yang dijalankan oleh DAMRI,” tambahnya.

DFSK menghadirkan Gelora E dalam dua minibus yang cocok digunakan sebagai sarana transportasi wisatawan dengan dukungan kabin yang lega dan nyaman.

Selain itu, Gelora E juga menawarkan model blind van yang digunakan sebagai kendaraan angkutan barang atau logistik dengan panjang ruang bagasi hingga 2,63m dan mampu menampung banyak barang bawaan.

Keunggulan utama dari mobil ini adalah dengan tidak adanya mesin yang disematkan membuat atmosfer kabin lebih senyap, dan tidak meninggalkan bau kurang sedap akibat pembakaran bahan bakar minyak (BBM).

Tak hanya itu, Gelora E mendukung bisnis pemiliknya berkat biaya operasional harian yang rendah sekitar Rp200 per kilometer, atau lebih rendah 1/3 dibanding kendaraan komersial bermesin konvensional.

Keuntungan lainnya, DFSK juga mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer untuk satu pengisian baterai berdasarkan pengujian NEDC (New European Driving Cycle).

Pengisian daya baterai juga mudah berkat sistem pengisian normal yang cocok untuk lingkungan listrik rumah tangga dengan rata-rata 220V 16A, atau fitur fast charging di mana kapasitas 20 – 80% hanya butuh waktu 80 menit. [dp/MTH]