DAPURPACU – Beberapa waktu lalu, Asuransi Astra menggelar program campaign bertajuk #IndonesiaLangitBiru bersama Garda Oto yang bekerja sama dengan Bengkel Auto2000.
Dalam program ini mereka melakukan aktivitas uji emisi, yang dilaksanakan di Grha Asuransi Astra pada 12 Desember lalu, diikuti 400 unit mobil berasal dari pelanggan Garda Oto hingga masyarakat umum.
Seperti diketahui, uji emisi dilakukan sebagai langkah untuk mengetahui kinerja mesin dan tingkat efisiensi pembakaran dalam mesin kendaraan bermotor.

Untuk mobil yang wajib melakukan pengujian emisi ini adalah yang sudah beroperasional diatas tiga tahun. Pelaksanaan uji emisi ini hanya dapat dilakukan oleh teknisi uji emisi yang telah terdaftar, salah satunya adalah Bengkel Auto 2000.
Dalam uji emisi ini akan mengukur kadar Karbon Monoksida (CO), Hidrokarbon (HC) dan unsur-unsur lain dari gas buang yang dihasilkan dari proses pembakaran kendaraan yang tidak sempurna.
Hasil kelulusan nantinya menunjukkan kendaraan dalam kondisi prima dan layak digunakan, karena telah memenuhi ketentuan emisi. Dengan begitu, lulus uji emisi sama dengan mengurangi beban pencemaran udara dari sisa gas buang kendaraan bermotor.
Adapun perbedaan kriteria dari kelulusan uji emisi ini bergantung pada tahun pembuatan mobil, bahan bakar yang digunakan, hingga bobot kendaraan (khusus untuk bahan bakar diesel).

Chief Operating Officer Asuransi Astra, Hendry Yoga mengatakan, kegiatan uji emisi ini merupakan bentuk dukungan perusahaan untuk menjaga kualitas udara di Indonesia.
“Baik secara langsung maupun tidak langsung kita memberikan dampak yang baik bagi lingkungan maupun kesehatan dari kendaraan itu sendiri,” ujarnya, saat meninjau lokasi uji emisi.
Meski demikian, lanjut Yoga, setelah dinyatakan lulus uji emisi tidak serta merta pemilik kendaraan langsung bersantai dan menyepelekan perawatan kendaraannya.
Lakukanlah secara berkala dan gunakan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan, oktan tinggi, serta sulfur rendah. [dp/MTH]

