DAPURPACU – Produsen Kendaraan asal Amerika Serikat, Ford, resmi kembali lagi ke Indonesia setelah vakum 6 tahun melalui PT Mitra Bisnis (PT MB), yang dipercaya menjadi agen pemegang merek (APM) oleh RMA Group.
PT MB sendiri telah mengelola purna jual Ford dan membangun hubungan dekat dengan pelanggan, komunitas, dan diler Ford di Indonesia sejak 2016.
Saat awal memasuki pasar nasional untuk memodifikasi kendaraan Ford guna memenuhi persyaratan operasional pada kondisi pertambangan yang ekstrem, PT MB menjadi distributor resmi armada kendaraan Ford pada tahun 2020.
Menurut Country Manager RMA Indonesia, Pinaki Mukherjee, selama kurun waktu 6 tahun, Ford berkomitmen membangun hubungan dekat dengan menjangkau lebih dari 30 ribu pelanggan dan puluhan diler di Indonesia dari mengelola bisnis purnajual Ford.

“Beranjak dari respon dan tanggapan yang positif serta dukungan penuh dari pelanggan setia terhadap kendaraan Ford, kami memutuskan untuk memperluas kehadiran otomotif kami di Indonesia,” kata Pinaki, saat peluncuran Ritel Ford di Kawasan Cisarua, Bogor, Kamis (17/3).
Di waktu yang sama, Managing Director Ford Asia Pasific Distributor Markets DJ Simpson dalam presentasi virtualnya menyebutkan, kembalinya Ford ke Indonesia ditandai dengan peluncuran Ford Ranger Pick-up dan SUV Ford Everest.
“Ford Everest merupakan SUV 7 -seater yang cocok digunakan bagi keluarga di Indonesia. Sedangkan Ford Ranger adalah truk pikap yang bisa melayani berbagai kebutuhan pekerjaan, petualangan, dan keluarga,” ujarnya.
Sebagai informasi, Ford Everest dan Ranger telah dinikmati di 180 negara di dunia, termasuk di Asia Tenggara. Kedua mobil tersebut disebut memiliki kinerja penjualan yang kuat secara global.
Secara spesifikasinya, Ford Ranger ditawarkan dengan pilihan mesin 2.200 cc turbocharged CRDI Diesel bertenaga 160 PS pada 3.200 rpm dengan torsi maksimal 385 pada 1.600-2.500 rpm.

Ford Ranger juga hadir dengan varian Wildtrak 4×4 dan Raptor 4×4. Kedua varian ini mengusung mesin 2.000 cc diesel dengan Bi-turbo bertenaga 213 PS dengan torsi maksimal 500 Nm pada 1.750-2.000 rpm. Mesin dikawinkan dengan transmisi otomatis 10 percepatan.
Sementara, Ford Everest hadir dengan mesin 2.2L Turbo Diesel bertenaga 160 PS pada 3.200 rpm dengan torsi maksimal 385 Nm pada 1.600-2.500 rpm.
Mesin dipadukan dengan transmisi otomatis 6 percepatan. Itu untuk tipe Everest Trend 2.2L Turbo Diesel 4×2 6AT. Ada juga Everest Titanium 2.0L Bi-Turbo Diesel 4×4 10 AT yang dibekali dengan mesin 2.0 diesel bi-turbo bertenaga 213 PS pada 3.750 rpm dengan torsi maksimal 500 Nm pada 1.750-2.000 rpm.
Mengenai harga, untuk Ford Ranger 2.2 XL DC 4X4 6 MT dibanderol Rp 488 juta, tipe 2.2 XLT DC 4X4 6 AT seharga Rp 588 juta, tipe 2.0 Wildtrak DC 4X4 10 AT dibanderol Rp 698 juta dan tipe 2.0 Raptor DC 4X4 10 AT seharga Rp 998 juta.
Sementara, Ford Everest 2.2 XLT 4X2 6 AT dibanderol Rp 698 juta dan tipe 2.0 Dan Titanium Limited 4×4 10AT seharga Rp 838 juta. Harga tersebut berlaku untuk on the road Jakarta. [dp/DF]

