DAPURPACU – Adira Finance kembali membidik desa dengan beragam destinasi wisata yang menarik untuk para pemilik kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, yang kini memilih wilayah Malang, Jawa Timur.
Adalah Desa Sanankerto, yang berada di Kecamatan Turen, resmi didapuk sebagai Desa Wisata Ramah Berkendara. Desa ini sekaligus dijadikan lokasi digelarnya Festival Pasar Rakyat.
Lokasi ini merupakan destinasi ke-2 dari rangkaian kegiatan Jelajah Desa Wisata Ramah Berkendara, yang dihelat oleh PT PT Adira Dinamika Multi Finance berkolaborasi dengan Kemenparekraf RI.
Kegiatan yang masuk dalam program Festival Kreatif Lokal 2022 ini dihelat dengan mengajak komunitas otomotif melakukan turing atau berkendara ke desa wisata untuk membantu mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di Desa Sanankerto.

Direktur Marketing Adira Finance, Swandajani Gunadi memaparkan, lewat kegiatan ini pihaknya ingin memperkenalkan Sanankerto sebagai salah satu destinasi wisata lokal.
“Sekaligus memberikannya predikat sebagai Desa Wisata Ramah Berkendara bagi pecinta otomotif,” ujar Swandajani, disela peresmian landmark Desa Sanankerto secara simbolis, Minggu (25/9).
Dipilihnya desa ini karena memenuhi kriteria pendukung, meliputi infrastruktur seperti jalanan beraspal, penerangan lalu lintas, stasiun pengisian bahan bakar dan bengkel otomotif, serta sumber daya manusia termasuk pelaku ekonomi kreatif, pengelola dan pemandu wisata.
Terdapat juga ekosistem pariwisata yaitu tempat wisata, akomodasi, ataupun fasilitas lainnya. Selain itu, Desa Sanankerto memiliki beragam destinasi menarik, seperti Kawasan Wisata Boon Pring, Hutan Bambu Desa Wisata Sanankerto, hingga menyusuri Sungai Andeman.
Kepala Desa Sanankerto, M. Subur mengapresiasi Adira Finance sebagai mitra dari Kemenparekraf RI yang telah mendukung pengembangan Desa Sanankerto sebagai Desa Wisata Ramah Berkendara.

“Semoga lebih banyak wisatawan yang mengetahui dan berkunjung ke Desa Sanankerto,” ungkap M. Subur, saat memberikan sambutan di acara peresmian landmark desa.
Adira Finance juga mengadakan Festival Pasar Rakyat di Pasar Turen Malang, yang bertujuan menjadikan pasar itu sebagai ruang publik kreatif melalui pertunjukan kesenian, bazaar UMKM dan literasi keuangan, serta kegiatan pendampingan dan penguatan kapasitas pengelola destinasi pariwisata.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur – Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu berharap dengan digelarnya Festival Kreatif Lokal ini mampu menggarap seluruh potensi lokal yang ada, memperluas pasar produk ekraf, serta membuka peluang usaha seluas-luasnya.
“Manfaat adanya kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi inspirasi berbagai pihak dalam ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif,” tutup Vinsensius. [dp/MTH]

