DAPURPACU – Pemilihan warna yang tepat menjadi pertimbangan utama saat ingin membeli kendaraan, khususnya mobil. Saat ini, calon pemilik mobil tidak lagi memikirkan warna ‘standar’ untuk dipilih.
Nampaknya pertimbangan warna yang banyak diminati untuk nantinya akan dijual kembali oleh pemilik, tidak lagi menjadi ‘syarat utama’ bagi mereka. Tampil beda dengan warna yang jarang digunakan kini jadi pilihan banyak orang.
Di sisi lain, tampil stand out di tengah keramaian, turut memicu psikologis seseorang memilih warna yang tepat, membuat publik kerap mengidentikkan dengan sosok sesuatu.

Terlebih memahami psikologi warna-warna merupakan penegasan branding hingga strategi marketing di pasar. Seperti yang dilakukan oleh Peugeot dalam menghadirkan warna-warna menarik, selain tentunya pilihan kelir standar.
Sebut saja warna-warna ikonik untuk New Peugeot 5008 yaitu Emerald Crystal, New Peugeot 3008 yakni Amozonite Grey, serta New Peugeot 2008 berupa warna Fusion Orange, yang diklaim menjadi warna pilihan.
“New Peugeot 5008 warna Emerald Crystal masih menjadi pilihan favorit konsumen lokal,” klaim Fadjar Tjendikia, Head Of Marketing & Finance Astra Peugeot.
“Bahkan sempat mendominasi penjualan New Peugeot hingga 36 persen dari tiga warna yang tersedia per Maret 2022 lalu,” tambah Fadjar, dalam siaran resminya.

Bahkan, lanjut Fadjar, data penjualan mobil di kawasan Eropa pada 2021 menunjukkan hal itu. Warna ikonik line up SUV premium mencatat hasil memuaskan.
New 5008 (Emerald Crystal), 3008 (Amazonite Grey) dan 2008 (Fusion Orange) mampu mencatat penjualan positif dibanding warna lain di kelas masing-masing di wilayah itu.
Lalu bagaimana di Indonesia? Ada yang menarik untuk pasar otomotif di Tanah Air. Sebagian besar justru konsumennya lebih memilih warna netral seperti Pearly White.
Begitu juga dengan New 5008, dimana warna ikonik Emerald Crystal tetap menjadi pilihan. Setidaknya dalam penjualan sepanjang 2022 ini. [dp/MTH]

