Daihatsu dan Terios Indonesia Healing ke Ujung Kulon, ini yang Dilakukan

DAPURPACU – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) berkolaborasi dengan Terios Indonesia (TID) menggelar aksi sosial bertajuk ‘Semarak Akhir Tahun Terios Indonesia Cinta Badak’.

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Konservasi Taman Nasional Ujung Kulon Provinsi Banten, 10-11 Desember lalu ini bertujuan untuk menjaga lingkungan dan kelestarian hayati di kawasan tersebut.

Pada acara itu, TID didampingi ADM menyerahkan tugu badak berskala 1:1 yang ditempatkan di depan gapura pintu masuk Taman Nasional Ujung Kulon, yang juga dapat menjadi simbol atau landmark.

Selain itu, komunitas Terios Indonesia juga membagikan ratusan paket sembako kepada warga sekitar, serta penanaman ribuan bibit pohon sebagai bentuk kontribusi kepada lingkungan.

Dalam kegiatan ini melibatkan lebih dari 30 unit Daihatsu Terios yang datang dari berbagai chapter, mulai dari Jakarta, Bekasi, Banten, hingga di area Jawa Tengah.

Dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/12), Ketua Umum TID, Ali Imron berharap tugu badak ini dapat menjadi simbol bagi area Taman Nasional Ujung Kulon.

Baca juga:  Rayakan HUT ke-2 Tahun, VBO Gelar Aksi Berbagi

“Pesona keindahan alam area ini mampu menjadikannya sebagai destinasi favorit bagi wisatawan lokal hingga mancanegara, yang juga dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan warga di sekitarnya,” harap Ali.

Salah satu yang menjadi keunikan dan ciri khas Banten adalah ketika rombongan tiba di lokasi langsung disambut dan disuguhkan tontonan kesenian adat setempat, yaitu Debus dan Kuda Lumping.

Marketing People Development Department Head PT ADM, Ben Faqih mengakui, kegiatan ini merupakan inisiatif dari para member Terios Indonesia untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami berharap aktivitas ini memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan dapat menjadi sarana pariwasata edukatif kebanggaan Indonesia,” tutup Ben.

Sebagai informasi, Taman Nasional Ujung Kulon sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Dunia (World Heritage) sejak 1992, dengan adanya Badak Jawa.

Badak bercula satu dengan nama ilmiah Rhinoceros Sondaicus hanya ada dan bisa dilihat di kawasan tersebut. [dp/MTH]