DAPURPACU – Musim mudik lebaran 2023 baru saja usai, aktivitas harian pun sudah dimulai dengan kendaraan yang sama digunakan kala perjalanan jauh ke kampung halaman kemarin.
Ratusan kilometer jarak yang ditempuh kendaraan pribadi yang digunakan, baik itu sepeda motor maupun mobil. Sesampainya di rumah ada baiknya segera lakukan pengecekan.
Associate Vice President of Category Development Tokopedia, Fransiscus Leo Chandra mengatakan, baik sebelum atau setelah perjalanan jauh seperti mudik, kendaraan harus dirawat ekstra agar performa makin optimal.
“Data internal Tokopedia mencatat, selama periode Ramadan 2023 kemarin, sektor tomotif menjadi salah satu kategori yang paling populer,” ujar Leo dalam siaran resmi, Sabtu (29/4) lalu.
“Ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat mempersiapkan kendaraan mereka dalam menghadapi mudik, baik untuk pergi dan pulang,” jelasnya lebih lanjut.

Terkait perawatan pasca mudik, Tokopedia coba membeberkan beberapa tips ringan agar performa kendaraan tetap optimal saat digunakan beraktivitas kembali.
Menariknya, e-commerce ‘hijau’ ini juga menggelar kampanye Tokopedia Garage, yang dapat diakses melalui kolom pencarian di halaman utama untuk memudahkan masyarakat mendapatkan berbagai pilihan produk otomotif.
Menurut Leo, terdapat banyak penawaran menarik di Tokopedia Garage yang bisa membuat belanja produk otomotif lebih efisien, seperti cashback hingga jutaan rupiah.
“Misalnya cashback hingga Rp400 ribu untuk pembelian onderdil dan perawatan kendaraan, bahkan diskon sampai Rp3 juta untuk pembelian mobil,” papar Leo.
Periksa Tekanan Ban
Selama mudik, masyarakat biasanya menemukan beragam kondisi jalan, yang sangat diyakini mempengaruhi kinerja ban dan pelek sebagai komponen yang bersentuhan langsung dengan jalan.
Salah satu solusinya adalah rutin memeriksakan tekanan ban apakah masih sesuai dengan standar pabrikan atau tidak, terutama setelah jalan jauh seperti mudik Lebaran.

Head of Retail Development Ottoban Indonesia, Kevin Sulaeman menuturkan, tekanan ban yang tidak sesuai dapat mempengaruhi handling, efisiensi bahan bakar dan usia ban.
“Selain itu, pada cuaca panas, tekanan ban cenderung naik. Lakukan rotasi untuk memperpanjang umur pemakaian ban dan menghindari keausan yang tidak merata,” imbuhnya.
Periksa Rem dan Komponen Kendaraan
Sebagai komponen yang menjaga laju dan menopang kondisi kendaraan, rem dan komponen-komponen kendaraan seperti shockbreaker, per dan tie rod end, patut untuk dicek kondisinya termasuk setelah perjalanan jauh mudik Lebaran.
Pastikan tidak ada kerusakan signifikan yang dapat mengurangi performa kendaraan. Jika itu terjadi segera lakukan penggantian dengan suku cadang asli.
Cek Kondisi Oli dan Periksa Bila Ada Kebocoran
Mesin yang bekerja terus-menerus selama perjalanan jauh secara tidak langsung turut berpengaruh terhadap kondisi dan kinerja oli, khususnya oli mesin.

Setelah perjalanan jauh dan melewati cuaca panas, gantilah oli sesuai spesifikasi kendaraan dan periksa apakah terdapat tanda kebocoran di mesin, seperti tumpahan oli atau cairan lainnya.
Perhatikan Kondisi Interior
Selama mudik, sebagian besar waktu kita habiskan di dalam kendaraan. Diyakini kondisi interior khususnya pada penutup (cover) jok dan karpetnya akan kotor, akibat makanan atau minuman yang jatuh.
Untuk itu, Anda wajib memperhatikan kondisinya agar tidak rusak dengan cara langsung membersihkannya terutama karpet mobil secara menyeluruh.
Apabila kondisi tersebut disinyalir bisa memicu timbulnya bakteri dan kuman. Pastikan interior mobil juga tetap bersih dan nyaman untuk mobilitas selanjutnya.

Lindungi Cat Kendaraan
Belakangan ini, suhu di Indonesia berkisar 36-37 derajat celcius. Cuaca yang panas ternyata bukan hanya bisa mempengaruhi kondisi tubuh manusia, juga di kendaraan, salah satunya cat mobil atau motor.
Cat menjadi bagian terluar pada kendaraan dan langsung bersinggungan dengan perubahan suhu, cuaca dan lingkungan di sekitarnya. Lakukan pencucian kendaraan secara rutin.
Dengan begitu dapat menghilangkan kotoran, debu hingga polusi di permukaan cat. Jika ada waktu luas, gunakan produk pelindung cat, seperti wax atau sealant.
Dengan penggunaan rutin mampu melindungi cat dari kerusakan akibat sinar UV, kotoran dan polusi udara. [dp/TH]

