Lakoni Debut Kedua, SERES E1 Berhasil Bikin ‘Kepo’ Pengunjung GIIAS 2023

DAPURPACU – PT Sokonindo Automobile memanfaatkan ajang pameran GIIAS tahun ini untuk kembali memperkenalkan merek terbaru yang diboyongnya ke pasar otomotif Nasional, yaitu SERES.

Melalui merek tersebut, Sokonindo Automobile telah memetakan pasar yang bakal digarap oleh Seres di Indonesia ke depannya, yakni kendaraan listrik berpenumpang.

Sementara DFSK tetap pada ‘porsi’ yang sudah berjalan hingga saat ini, memasarkan rangkaian lini produk DFSK mulai dari Glory 560, Glory i-Auto, Gelora dan Gelora E.

Bersamaan keikutsertaanya di pameran itu, banderol resmi ‘pendatang baru’ disegmen mobil listrik perkotaan SERES E1 dilebeli dengan harga Rp189 juta on the road (OTR) Jakarta.

Meski harus ‘head-to-head’ dengan pemain lama yang lebih dulu dirilis di pasar otomotif Indonesia, bukan berarti SERES E1 tidak dibekali fitur-fitur hingga desain terkini.

Mobil listrik ini menawarkan konsep sebuah mobil perkotaan yang atraktif, stylish, canggih, dan ramah lingkungan dalam sebuah perjalanan yang menyenangkan.

Para insinyur SERES mendesain mobil ini dengan memperhatikan berbagai aspek yang dibutuhkan konsumen, khususnya setelah memperlihatkan konsep DFSK Mini EV beberapa waktu lalu di Indonesia.

Hasil riset kemudian menunjukan bahwa konsumen di Indonesia inginkan sebuah kendaraan listrik dengan desain yang unik, stylish, kaya fitur, namun tetap terjangkau dari segi harga.

Hal itu diakui oleh Marketing Head PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi yang mengatakan bahwa seluruh masukan yang diberikan oleh masyarakat ini kemudian diolah oleh para insinyur SERES, yang kemudian menghadirkan SERES E1.

Menurutnya, SERES E1 mampu menjawab kebutuhan konsumen pada mobilitas khas perkotaan tanpa mengorbankan sensasi berkendara yang atraktif, stylish, canggih dan ramah lingkungan.

“Seres E1 menjadi bentuk inovasi dan keseriusan merek SERES untuk masuk ke pasar otomotif Nasional dan melayani kebutuhan mobilitas perkotaan yang berkelanjutan,” ujar Rofiqi lebih lanjut.

Dia berharap bisa mendulang angka pemesanan pada debut diumumkannya harga resmi untuk SERES E1, seperti yang telah diterima oleh Gelora E hingga saat ini, sebagai kendaraan niaga ringan bermesin listrik pertama di Tanah Air.

Baca juga:  Mercedes-Benz EQE Perpanjang Lineup Mobil Listrik Mewah di Indonesia

Meski begitu Rofiqi tidak menampik bila SERES E1 butuh ‘penyesuaian’ pilihan akan mobil listrik lain yang disodorkan saat ini. ‘Misi’ utamanya, lanjut Rofiqi, lebih banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik.

“Itu lah kenapa kami menunjukkan harga SERES E1 dimulai dari Rp189 juta, sangat terjangkau tentunya kan! Jadi harapannya banyak masyarakat yang mulai beralik untuk menggunakan kendaraan istrik,” jelasnya.

Terkait target, Rofiqi menambahkan tidak membeberkan angka pasti dari pemesanan (Surat Pemesanan Kendaraan/SPK) SERES E1 selama pameran GIIAS 2023 berlangsung.

“Inilah saatnya kita untuk menarik minat masyarakat dan juga bagaimana mereka tertarik untuk membeli mobil listrik, termasuk mencoba SERES E1 di area test drive,” lanjutnya.

“Karena itulah tidak ada angka khusus untuk target SPK SERES E1 di sini (GIIAS). Lebih tepatnya kami memunculkan mobil ini agar lebih dekat dengan pengunjung,” tandas Rofiqi.

Berkesempatan Menjajal SERES E1 ‘Dua Lap’

Kami diberikan kesempatan untuk menjajal langsung mobil listrik berpostur mungil tersebut di area test drive yang disediakan. Unit berkelir ‘cantik’ ini cukup membuat kami penasaran.

Di atas kertas, dengan dimensi 3.030 mm X 1.495 mm X 1.640 mm (PxLxT) dan wheelbase 1.960 mm dan ground clearance 135 mm, diyakini mampu menjawab lalu lintas khas perkotaan.

Sebelum memulai mengemudikannya, eksplorasi tampilan luar dilakukan. Cukup diakui, desain Seres E1 terlihat atraktif berkat adanya LED DRL yang memanjang di fascia depan.

Kaca spion yang dilengkapi lampu sein LED, stop lamp di bagian atas jendela belakang, sampai dengan pelek Diamond Cutting Polish Alloy berukuran 13 inci.

Beralih ke interior, nuansa sejuk langsung terpancar berkat sapuan warna biru di seantero kabin. Desain futuristik nan unik pun berhasil disusupkan guna memberikan kenyamanan selama di perjalanan.

Baca juga:  Hyundai All New Kona Electric Dijual Rp500 Jutaan, Pre-booking Dimulai

Desain dashboard dirancang dengan simplicity dan didukung panel instrumen beraksen kayu mewah, instrument cluster full digital berukuran 7 inci, head unit berukuran 8,8 inci.

Istimewanya, seluruh perangkat pengontrol dalam kabin minus tombol-tombol layaknya mobil konvensional, mulai dari kontrol AC dengan panel sentuh dan desain e-Shift Selector.

Oiya, melirik ke bagian belakang, terlihat bisa menampung total 4 penumpang termasuk pengemudi, dengan jok ergonomis dan headrest yang dilengkapi lubang udara.

Sebagai informasi, SERES E1 hadir dalam varian Type B dan Type L yang dibanderol dengan harga Rp219 juta OTR Jakarta. Perbedaan keduanya pada kapasitas baterai untuk menempuh perjalanan.

SERES E1 Type B dibekali baterai Lithium Iron Phosphate berkapasitas 13,8 kWh dengan jarak tempuh maksimal 180 km. Didukung soket AC Type 2, pengisian daya 10-90% hanya dalam waktu 3,5 jam saja.

Motor penggeraknya berada di belakang dengan tenaga yang dihasilkan mencapai 33 hp dengan torsi puncak 100 Nm. Sementara Type L dilengkapi baterai yang sama dengan kapasitas 16,8 kWh dan jarak tempuh maksimal di 220 km.

Pengisian daya baterai 10-90% menggunakan soket AC Type 2 hanya dalam waktu 4 jam. Motor penggeraknya berada di belakang lebih bertenaga dengan 40 hp dan torsi 100 Nm.

Baterai ini juga sudah lulus Sertifikat IP67, jadi penumpang tidak perlu khawatir tersetrum atau rusak saat melewati genangan air. Dan ini sudah kami buktikan saat melewati rintangan air di area test drive setinggi 20 cm.

Untuk melewatinya, kami langsung diuji dengan tanjakan ‘bergerigi’ yang cukup sulit jika menempatkan transmisi di posisi ‘D’. Untuk memuluskannya, selector diposisikan di ‘2’.

Tanpa butuh tekanan berlebih pada pedal gas, laju SERES E1 terlihat mulus melewati tanjakan tersebut dan langsung menemui rintangan air tersebut. Di sini kami coba melirik sektor keamanan baterainya.

Baca juga:  NETA Indonesia Siap Boyong Model SUV di GIIAS 2024

Para insinyur SERES sudah melindungi komponen ini dengan fitur Collision Power Failure Protection, Battery System Thermal Management, Charging Port Cover Reminder dan High Voltage Safety Monitoring.

Di sisi lain, beragam fitur pendukung keselamatan dan keamanan selama berkendara juga turut dipasangkan, mulai dari Seat Belt Reminder, Isofix, Tire Pressure Monitoring System, Rear Parking Camera, serta Parking Sensor.

Terdapat juga Electric Parking Brake with Auto Hold (varian Type L), Pedestrian Warning Sound, Hill Hold Control, Electronic Stability Control (ECS) with Traction Control System (TCS) (varian Type L), Anti-lock braking System (ABS) with Electronic Brake Distribution, Brake Assist (varian Type L), airbag system, Event Data Recording System, Automatic Lock & Collision Unlock, Cruise Control, Eco/Sport Mode, Energy Managing Display, dan Charging Status Display.

Rofiqi menegaskan, hadirnya SERES E1 untuk memberikan pilihan lebih luas pada mobil listrik yang dipasarkan saat ini di Indonesia. Dengan begitu, tambahnya, bisa menghemat biaya pengeluaran khususnya penggunaan BBM.

Termasuk di dalamnya biaya pemakaian listrik rumah yang lebih rumah, didukung oleh teknologi terkini yang dipasangkan demi tercapainya penghematan biaya selama pemakaiannya.

“SERES E1 menjadi solusi mobillitas di perkotaan dengan jarak tempuh mulai dari 180 kilometer, cukup sesuai dengan acuan yang digunakan pemilik mobil saat ini,” tutup Rofiqi.

Sokonindo Automobile berencana untuk segera memproduksi SERES E1 secara lokal di pabrik DFSK yang berloaksi di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang – Banten, pada September mendatang.

Sementara pengiriman unit ke konsumen yang telah memesannya di pameran GIIAS 2023, dijadwalkan dilakukan pada bulan yang sama, dimana proses produksinya dijanjikan tidak membutuhkan waktu lama. [dp/TH]

Previous articleVeda Pratama Raih Podium Kedua IATC Seri Sepang
Next articleDigelar Awal September, IMHAX 2023 Jadi ‘Surganya’ Para Bikers