DAPURPACU – Ducati Indonesia resmi menghadirkan generasi terbaru Scrambler, yang menawarkan tiga varian yaitu Icon, Full Throttle dan Nightshift, Rabu (30/8) lalu.
Dengan banderol mulai Rp377 juta off the road, masing-masing varian memiliki style berbeda yang disesuaikan dengan karakter maupun gaya berkendara calon pemiliknya kelak.
COO Ducati Indonesia, Eja Donalsha mengatakan, model entry level di jajaran produk Ducati ini didatangkan langsung (CBU) dari Thailand mulai awal Oktober 2023.
“Scrambler telah menjadi model backbone penjualan Ducati di Indonesia, sejak produk tersebut dihadirkan pertama kali pada 2015,” jelas Eja, disela peluncuran di Glamour Auto Boutique, Jakarta Selatan.
Eja pun berharap kesuksesan yang telah dicapai Scrambler dalam beberapa kurun waktu belakangan, dapat kembali digapai oleh generasi terbarunya tersebut.
Hal ini didasari dari hasil catatan internal yang menyebutkan, konsumen membeli Scrambler pindahan dari merek lain dan ingin mencoba motor lansiran Italia itu.
Secara tampilan, Ducati Scrambler generasi terbaru ini masih mempertahankan desainnya yang ikonik namun telah dikembangkan agar lebih ‘kekinian’, dengan karakter makin memperkuat personality pengendaranya.

Terlebih motor ini bisa digunakan untuk harian berkat bobot ringan, serta desain yang mendukungnya. Scrambler terbaru ini 4 kg lebih ringan dibanding model sebelumnya. Saat ini bobotnya hanya 170 kg.
“Kalau model Ducati lainnya mungkin agak susah dipakai buat harian karena bobot dan tongkrongannya,” jelas Direktur After Sales Ducati Indonesia, Dito Mulyawadi.
Ducati Scrambler generasi terbaru mempertahankan desain ikoniknya tetap utuh sambil mengembangkan elemen khasnya bergaya kontemporer.
Fitur DRL (Daytime Running Light) sekilas dapat dikenali berkat 4 sektor melingkar (trademark Ducati Scrambler), mengecil dan menjadi lebih tajam dengan potongan yang modern dan elegan.
Lampu depan kini full LED, mempertahankan ikon “X” yang didesain ulang dan diterapkan pada eksteriornya. Lampu belakang dan sein full LED juga dipertahankan.
Tangki berbahan metal telah didesain ulang dan dilengkapi dengan penutup yang dapat diganti, bersama dengan spatbor dan detail pada lampu depan.
Penutup aluminium anodized yang elegan di bawah tangki melengkapi tampilan desain bagian depan sepeda motor yang diperbaharui. Plus telah mengadopsi dashboard TFT 4,3 inci.

Ducati Scrambler varian Icon dan Full Throttle dipasangkan velg alumunium, sedangkan tipe Nightshift memasangkan pelek model jari-jari berukuran 17 inci di belakang dan 18 inci di bagian depan.
Sasis baru model trellis dengan desain baru dan lebih ringan dipasangkan untuk menyangga mesin Desmodue dua silinder berkapasitas murni 803 cc berpendingin udara.
Pengembangan disektor ini agar pemilik dapat melakukan modifikasi sesuai personalitinya, dimana kini sasis didesain terpisah dengan sambungan baut menggantikan model sebelumnya menyatu dengan frame belakang.
Begitu pun pada swingarm model terbaru, dipadukan dengan suspensi belakang yang diposisikan ulang ke arah bagian tengah sepeda motor. Sementara posisi setang didesain lebih rendah.
Dipadukan dengan kepala kemudi yang dibuat miring 24 derajat, bersama dengan trail 108 mm, diklaim memberikan kelincahan saat bermanuver pada kondisi macet khas Ibu kota.
Tak kalah penting, Scrambler terbaru masih menyematkan teknologi throttle Ride by Wire selain tentunya fitur traksi kontrol, dengan tiga mode berkendara yaitu Road, Sport dan Wet.
Ducati Indonesia mengeklaim hingga kini sudah mencatatkan 27 unit pemesanan (SPK), dan diberikan garansi dua tahun tanpa batasan kilometernya. [dp/TH]

