Jangan Asal Kendarai Mitsubishi XForce, Fitur ini Bisa Jadi Juri Loh!

DAPURPACUID – Mitsubishi telah membenamkan beragam fitur seru pada XForce, demi memanjakan sekaligus memudahkan pemilik dalam mengemudi, salah satunya yaitu Driving Score.

Melalui fitur tersebut pengemudi langsung mendapatkan ‘penilaian’ dari XForce terkait karakter menyetirnya. Dipasangkannya fitur Driving Score tidak menjurus pada sisi keamanan berkendara, melainkan untuk memberikan sensasi dan kesenangan dalam berkendara.

Terdapat tiga aspek penilaian yang tertera pada head unit, yakni akselerasi (Accel), cara mengendalikan kemudi (Steer), serta pengereman (Brake). Gabungan dari ketiga poin itu menghasilkan total nilai (overall score) di Driving Score.

Fitur ini sendiri dikembangkan oleh Hiroshi Muraoka, pebalap legendaris Mitsubishi Motors yang berkecimpung dan berhasil meraih kemenangan di balap Rally Dakar.

Director of Product Strategy Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, Hikaru Mii menegaskan fitur Compact SUV baru ini diharap memberikan kesenangan dan keamanan terhadap gaya mengemudi.

“Driving score, penilaiannya didasarkan pada akselerasi, jarak tempuh, serta cara menggunakan palang kemudi. Kombinasi itu yang jadi nilainya,” jelas Hikaru, beberapa waktu lalu.

Penilaian pada Driving Score dari 0 – 100, yang dihasilkan dari ketiga aspek di atas dan akan dipaparkan melalui head unit. Hasil nilai tersebut bisa menjadi indikator pengemudi cara berkendara yang telah dilakukan selama ini.

“Namun pada intinya fitur ini memang bukan untuk memberikan keamanan, melainkan kesenangan dan kenyamanan terhadap pengemudi. Fitur ini menjadi yang pertama dibenamkan pada XForce,” tandas Hikaru.

Di sisi lain, Brand Ambassador Mitsubishi Indonesia, Rifat Sungkar membeberkan sejumlah tips agar pengemudi mendapatkan skor berkendara yang lebih baik.

Tips pertama, kata Rifat, minimalkan bantingan lingkar kemudi secara berlebihan dan peningkatan kecepatan secara konstan. Jadi usahakan gerak setir selembut terlebih jika saat bermanuver.

“Kalau kita nyetir lebih sedikit, harus positioning mobil ini sebaik mungkin di tikungan, karena less angle itu akan memberikan kenyamanan buat penumpang di dalam,” tambahnya.

Berikutnya terkait dengan variabel gas, rem, serta steering, menjadi tiga hal yang paling bisa dinikmati dan dirasakan oleh seluruh penumpang saat berkendara.

Menurutnya, secara tidak sadar banyak pengemudi mobil yang sering memainkan pedal gas berlebihan, sehingga membuat para penumpang tidak nyaman.

Sebenarnya kunci utama dari semuanya adalah meminimalisir seluruh aktivitas dalam mengemudi. Sebab, mobil itu pasti bisa disetir, tapi ada throttle control.

“Dari situ kita harus tahu kapan angkat dan tekan pedal gas. Banyak yang salah masuk, di gas di tengah tikungan di angkat kemudian diangkat lagi. Throttle control adalah yang paling utama,” pungkas Rifat.

Adapun hasil yang terpampang pada head unit bisa dijadikan acuan oleh pengemudi untuk melihat seberapa baik mereka mengendarai Mitsubishi XForce.

Mitsubishi XForce dibekali mesin bensin berkode 4A91 berkapasitas murni 1.499 cc, MIVEC, DOHC 16 katup, menghasilkan tenaga 102 hp dengan torsi puncak 141 Nm pada 4.000 rpm.

Konfigurasi tenaga dan torsi disalurkan ke roda depan (FWD) melalui transmisi CVT. Terdapat teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS), meliputi Active Stability Control, Hill Start Assist, Blind Spot Warning, Rear Cross traffic Alert, serta Auto Light Control.

Tersedia juga empat drive mode yang dipilih sesuai kebutuhan dan kondisi jalan, yaitu normal, wet, gravel, atau mud. Untuk mode Gravel dapat diaktifkan saat melalui jalan berkerikil.

Lalu untuk model Wet bisa digunakan saat melewati jalan basah dan mode Mud di jalan berlumpur. Sementara mode Normal dipakai ketika kondisi jalan normal.

Salah satu fitur unggulan pada XForce adalah dipasangkannya Dynamic Sound Yamaha Premium, sistem audio dengan empat tipe suara yang dapat dipilih yaitu Lively, Signature, Powerful dan Relaxing.

XForce hanya tersedia dalam transmisi otomatis model CVT. Tipe Exceed dibanderol Rp379 juta, sedangkan varian Ultimate dibanderol Rp412 juta OTR Jakarta. [dp/TH]

Previous articleNissan Perkenalkan Nissan Ariya dan Sakura di Indonesia
Next articleChery Omoda E5 Mampu ‘Bius’ Pengunjung IIMS 2024