Begini Cara Mengatasi Honda Smart Key Jika Terkena Air

DAPURPACUID – Honda Smart Key merupakan fitur keamanan dan kenyamanan tambahan yang ditawarkan oleh pabrikan. Fitur ini tersedia di berbagai tipe dan model motor Honda.

Beragam fungsi bisa dioperasikan oleh pengguna lewat fitur ini, mulai dari menghidupkan mesin motor, mengunci setang tanpa butuh kunci hingga membuka bagasi.

Dengan begitu kemudahan langsung didapat oleh para pemilik motor tanpa perlu effort. Namun, penggunaan fitur ini harus benar-benar dijaga atau dirawat secara maksimal.

“Secara keseluruhan, Honda Smart Key dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengendara dan memberikan tingkat keamanan tambahan,” kata Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora, Ade Rohman.

Meski menawarkan beragam kemudahan saat menggunakannya, Ade menegaskan bahwa ada hal penting yang harus diperhatikan yaitu menjaga Honda Smart Key agar tidak terkena air.

Menurutnya, piranti tersebut merupakan rangkaian elektronik yang dibuat dengan model yang kecil namun kompak, sehingga rentan terhadap kerusakan jika terkena air.

Baca juga:  Intip Keseruan Honda EM1 e: Kawal Even Marathon di Bandung

“Dalam hal ini, dampak yang bisa terjadi tergantung pada seberapa besar paparan air dan seberapa baik sistem kunci tersebut dirancang untuk tahan terhadap kelembaban,” jelasnya.

Jika air sampai masuk ke dalam peranti ini, dapat mengganggu fungsi elektronik dan menyebabkan kunci tidak berfungsi dengan optimal.

Akibatnya, Honda Smart Key mungkin tidak dapat mengakses atau membuka sistem yang terhubung pada motor, seperti SCU (Smart Control Unit) dan ECM (Engine Control Module), atau bahkan tidak dapat menghidupkan mesin.

Air dapat merusak komponen elektronik di dalam remote, seperti sirkuit, tombol, atau sensor. Jika hal ini terjadi, kunci butuh perbaikan atau diganti sepenuhnya.

Paparan air juga dapat menyebabkan korosi pada bagian-bagian internal, terlebih jika air mengandung bahan kimia atau garam. Korosi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada kunci dan mempengaruhi fungsinya secara keseluruhan.

Selain itu, kunci mungkin menjadi kurang responsif atau lambat dalam merespon perintah pasca terkena air. Jika baterai remote terpapar air dapat menyebabkan kerusakan dan mengganggu daya tahannya secara keseluruhan.

Baca juga:  Resmi Mengaspal di Jabar, Target All New Honda BeAT Series Hingga 35 Ribu Unit

Jika kondisi tersebut di atas terjadi, jangan langsung Anda panik. Ambil langkah-langkah berikut untuk menghindari kerusakan lebih lanjut, yaitu :

1. Segera lap remote dengan handuk atau kain bersih untuk menghilangkan kelembaban sebanyak mungkin dari permukaan luar kunci.

Jangan mencoba menyalakan remote atau menggunakan fungsi elektroniknya selama masih basah atau lembab, karena ini dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada komponen internal kunci.

2. Jika Honda Smart Key memiliki baterai yang dapat dilepas, segera copot dari kunci untuk mencegah korosi atau kerusakan pada baterai.

3. Biarkan remote-nya kering secara alami di tempat yang hangat dan berangin. Hindari mengeringkannya dengan menggunakan alat pemanas seperti hair dryer, karena panas berlebih dapat merusak komponen elektronik di dalam kunci.

4. Setelah remote benar-benar kering, periksa fungsi-fungsi utama seperti mengunci dan membuka pintu, menghidupkan mesin dan membuka bagasi. Pastikan kunci berfungsi dengan baik sebelum digunakan kembali.

Baca juga:  Resmi Mengaspal di Jabar, Target All New Honda BeAT Series Hingga 35 Ribu Unit

Jika Anda masih khawatir tentang kerusakan pada remote setelah terkena air, sebaiknya konsultasikan dengan diler resmi Honda atau AHASS. Tim teknisi AHASS dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan memberikan saran atau perbaikan yang diperlukan.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mengurangi risiko kerusakan pada Honda Smart Key setelah terkena air. [dp/TH]

Previous articleVespa 140th of Piaggio, Edisi Terbatas Cuma 140 Unit
Next articlePT WMS Layani Lebih dari 400 Konsumen Melalui AHASS Siaga+