Upaya DAM Edukasi Pelajar SMK Binaan Saring Berita ‘Hoax’

DAPURPACUID – Main dealer motor Honda di Jawa Barat, PT Daya Adicipta Motor (DAM) terus menggulirkan program Environmental, Social, and Governance (ESG) di wilayahnya.

Termasuk pada SMK binaannya, dimana melalui gelaran ‘ESG Mission, Engaging for The Future’, DAM mengunjungi SMK Bina Mandiri, Bekasi, guna memberikan edukasi seputar era digitalisasi.

Pada kegiatan itu DAM mengajak beberapa jurnalis di Jawa Barat yang dijadikan sebagai narasumber guna menyampaikan pengetahuan komunikasi kepada sekitar 70 siswa dari SMK tersebut.

Sebagai informasi PT Astra Honda Motor terus berupaya dan berkomitmen memajukan dunia pendidikan di Indonesia, dengan menggandeng para main dealer-nya di Tanah Air.

Dalam upaya tersebut, AHM memberikan edukasi bagi ratusan pelajar melalui kegiatan ‘Educate For You’, khususnya di bidang komunikasi yang bekerja sama dengan praktisi dari berbagai media.

Berbagai materi ajar secara teori disampaikan kepada peserta untuk dapat mengenal dan memilah informasi dari berbagai saluran komunikasi, seperti media massa hingga social media.

Baca juga:  Resmi Mengaspal di Jabar, Target All New Honda BeAT Series Hingga 35 Ribu Unit

“Kami ingin para pelajar mampu menyaring segala sumber berita yang tersebar di media sosial, sehingga mereka dapat memilah mana berita benar atau ‘hoax’,” jelas Ade Rohman, Sub Department Head Technical Service PT DAM.

Disela kunjungan ke SMK Bina Mandiri, Bekasi Timur, Rabu (19/6) lalu, Ade memaparkan melalui kegiatan ini pihaknya dapat berkontribusi dalam meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar.

Menurutnya, edukasi mengenai pencegahan berita hoax sangat penting di era digital ini, dan diharapkan para siswa dapat menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia, serta berkontribusi dalam program ESG yang kami jalankan saat ini,” tutup Ade.

Usai sesi pemaparan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para siswa-siswi dapat mengajukan pertanyaan langsung kepada narasumber.

Rangkaian acara diakhiri dengan sebuah kuis yang bertujuan untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan. [dpid/TH]

Previous articleTeknologi Honda EM1 e: Bikin ‘Kepo’ Siswa SMK Binaan Wahana
Next articleTantangan Ekonomi Kuartal I/2024, Astra Financial Raih Laba Bersih Rp2,1 Triliun