
DAPURPACUID – Seri pertama kejuaraan Trial Game Dirt 2025 yang berlangsung di Sirkuit Lapangan Garnisun, Semarang, pada Jumat (23/4), berhasil memukau para penonton.
Para pebalap elite motocross dan grasstrack Tanah Air saling adu cepat menaklukkan ganasnya beragam obstacle di tengah kondisi trek yang licin dan berlumpur akibat hujan.
Berlangsung sebanyak 2 Heat sejak sore sampai malam hari, putaran perdana ini diikuti 50 starter di tiga kelas utama yaitu Free For All (FFA) Open, Campuran Open, dan Campuran Non Seeded.
Sajian obstacle jelas memberikan tantangan bagi para crosser namun menjadi suguhan sekaligus tontonan menarik bagi penonton yang memadati Sirkuit Lapangan Garnisun.
Abed Nego Antoro dari Genta Auto & Sport selaku promotor mengatakan, balapan di hari pertama di Semarang menyajikan banyak keseruan buat para penggemar balap garuk tanah.

Kehadiran pebalap-pebalap baru namun sarat pengalaman seperti Farudila Adam Taufan, Hilman Maksum, hingga Farhan Hendro, menambah sesak persaingan yang sudah diisi nama-nama kawakan macam Lantian Juan, M. Excel, Ananda Rigi dan M. Zidane.
Menurut Abed, hujan yang mengguyur membuat kondisi lintasan menjadi licin dan permukaan trek makin berlumpur, sedangkan obstacle yang dilalui pun menjadi lebih sulit.
“Tetapi justru ini yang menambah keseruan balapan seri pertama di Semarang. Situasi tersebut bukan tak mungkin akan muncul juara baru di seri pertama ini,” ujarnya dalam siaran resmi.
Di hari pertama dilombakan Heat 1 dan Heat 2. Di kelas FFA Open, M. Zidane menempati posisi puncak dengan total 47 poin usai di Heat 2 mencatatkan waktu tercepat 2 menit 26.470 detik.
Urutan kedua dihuni Asep Lukman usai mendulang 40 poin, disusul oleh M. Excel yang berada di posisi ketiga dengan pencapaian 38 poin hingga Heat ke 2.
Sementara itu persaingan di puncak kelas Campuran Open M. Zidane kembali meraih poin tertinggi (50 poin) setelah membuat catatan waktu 2 menit 27.640 detik di Heat 2.

Terpaut cukup jauh, Seto Bayu Aji berada di posisi kedua dengan torehan angka 36 poin, identik dengan raihan M. Rubin Caesar yang berada di urutan ketiga.
Persaingan tak kalah seru juga terjadi di kelas Campuran Non Seeded, dimana giliran M. Rubin Caesar mampu berada di posisi teratas perolehan poin.
Ia meraup 25 poin usai mencatatkan waktu 2 menit 27.210 detik di Heat 2. Di belakangnya, Javier Bhagawanta mendulang 22 poin, dibuntuti Iqbal Maulana dengan 20 poin.
Perhelatan Trial Game Dirt 2025 masih akan berlanjut Sabtu (24/5). Para rider yang bertarung di kelas FFA Open, Campuran Open dan Campuran Non Seeded masih harus menuntaskan balapan Heat 3 dan Heat 4.
Selain tiga kelas utama itu juga akan menghadirkan kelas tambahan FFA Master. Pebalap dengan akumulasi poin terbanyak dan ketepatan menaklukan rintanganlah yang berhak menyandang status juara Trial Game Dirt 2025 Seri Semarang.
Keikutsertaan Farudila di Trial Game Dirt tahun ini juga jadi sorotan sekaligus diperhitungkan, lantaran nama besar dan prestasinya yang terbilang moncer di ajang Supermoto.

Bersaing di Trial Game Dirt 2025 merupakan kali kedua setelah terakhir kali pebalap berjuluk The Bad Boy ini mengikuti ajang serupa pada 2022. Meski bukan ‘zona nyaman’, ia optimistis bisa finis lima besar seri perdana Trial Game Dirt di Semarang.
Farudila berkomitmen untuk beradaptasi dengan cepat menaklukkan obstacle jika ingin bersaing menjadi yang terbaik. Dia mengakui kondisi lintasan yang licin dan berlumpur karena diguyur hujan.
“Hal ini membuat tingkat kesulitan menjadi lebih tinggi. Namun, saya tetap optimistis sanggup bersaing dengan pebalap dan masuk posisi lima besar,” tutup Farudila.
Seperti diketahui, Trial Game Dirt 2025 menyuguhkan sederet obstacle menantang seperti tahun lalu, yakni big foot jump, double car jump, jumpingan patah, giant table top, titian cobra, jumpingan kurma royal, hingga jumping tong.
Namun, tahun ini lintasan speed yang bisa dimanfaatkan untuk menambah kecepatan diganti dengan dua tikungan tajam yang semakin sulit ditaklukkan saat kondisi hujan (wet race).
Kompetisi yang diinisiasi 76 Rider ini mengusung konsep sportainment dengan beragam keseruan di luar lintasan, mulai dari aksi freestyle BMX hingga live band performance. [dpid/TH]
