AHM – Wahana Honda Gagas Lagi AHBI di SMK Negeri 53 Jakarta

DAPURPACUID – PT Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Wahana Makmur Sejati (WMS) menggelar kegiatan Astra Honda Berbagi Ilmu (AHBI), di SMK Negeri 53 Jakarta, 10 Juni lalu.

Dilaksanakannya lagi kegiatan tersebut dalam rangka menjembatani dunia pendidikan dengan perkembangan teknologi industri otomotif yang kian pesat.

Mengusung misi edukatif dengan mengajak siswa SMK melihat secara langsung kondisi ruang belajar dan ruang praktik yang telah difasilitasi dengan standar industri.

Head of Technical PT WMS, Dwi Supriyatno mengatakan, lewat AHBI pihaknya ingin memastikan siswa binaan mendapatkan informasi dan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

“Teknologi terus berkembang, dan kami tidak ingin siswa tertinggal. Dengan pembekalan seperti ini, kami harap mereka semakin siap bersaing,” ujarnya dalam siaran resmi.

Lebih dari sekadar kunjungan, kegiatan AHBI kali ini jadi sarana penguatan pemahaman teknologi terkini yang digunakan dalam motor Honda, diantaranya fitur RoadSync.

Baca juga:  Wanda, Asisten Virtual Wahana Honda yang Siaga 24 Jam

Pada kesempatan tersebut, seluruh siswa memfokuskan pengenalan Honda PCX 160 dengan fitur RoadSync. Sesi edukasi dipaparkan oleh tim vokasional AHM terkait komponen, sistem kerja, hingga cara kerja teknologi itu.

Dengan pendekatan interaktif, siswa antusias menyerap informasi yang diberikan, sebagai bekal menghadapi tantangan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) setelah lulus nanti.

Komitmen bersama yang dibangun antara AHM dengan Main Dealer untuk membangun generasi muda siap bersaing di industri otomotif terus dilakukan secara konsisten dan terarah.

Tak hanya melalui dukungan peralatan praktik dan kurikulum berbasis industri melalui Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda, juga pendampingan langsung, mewujudkan lulusan unggul serta adaptif.

Selain sebagai media edukasi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan evaluasi perkembangan SMK binaan Wahana, termasuk pada SMK Negeri 53 Jakarta.

Melakukan pemantauan implementasi kurikulum TSM Honda di sekolah SMK, untuk memastikan ketercapaian kompetensi siswa sesuai dengan standar yang dibutuhkan industri.

Baca juga:  Solusi Cerdas Pasca Mudik, Hemat Bahan Bakar Tanpa Ribet Lewat Idling Stop System (ISS)

“Kami percaya, investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Kegiatan ini selaras dengan semangat Sinergi Bagi Negeri yang terus kami gaungkan, di mana kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan akan memberikan dampak luas bagi kemajuan bangsa,” lanjut Dwi.

Honda PCX 160 RoadSync yang diperkenalkan dalam sesi edukasi, sudah disematkan teknologi konektivitas melalui smartphone, memungkinkan pengendara menerima notifikasi, panggilan, hingga navigasi tanpa harus menyentuh perangkat.

Pengenalan teknologi ini menjadi penting agar siswa tidak hanya memahami sistem mekanik sepeda motor, melainkan juga aspek teknologi digital yang semakin dominan.

AHM dan WMS memahami, untuk menyiapkan lulusan SMK yang siap memasuki dunia kerja, diperlukan pemahaman menyeluruh terhadap adanya perkembangan pada teknologi sepeda motor Honda.

Pendekatan edukasi melalui AHBI ini sangat dibutuhkan, bukan sekadar teori, tapi siswa juga diajak mencoba dan merasakan langsung implementasi teknologi tersebut.

Baca juga:  Wahana Artha Group Bagikan 1.500 Sembako dan Donor Darah

Kegiatan AHBI di SMK Negeri 53 Jakarta menjadi bagian dari rangkaian besar pembinaan yang dilakukan AHM terhadap ratusan SMK binaan di seluruh Indonesia.

Sebagai bentuk keberlanjutan program pendidikan vokasi, AHM bersama seluruh Main Dealer berkomitmen untuk mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas.

Ini dilakukan agar setiap lulusan SMK binaan Honda memiliki standar kompetensi yang sama, baik dari segi pengetahuan maupun keterampilan teknis.

Kegiatan AHBI ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi siswa secara individu, tetapi juga memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dengan industri otomotif.

Dengan teknologi yang terus berkembang dan tantangan industri yang semakin kompleks, dibutuhkan generasi muda yang andal serta adaptif. [dpid/TH]

Previous articleAll new Palisade Hybrid Dirilis, Imbuhan Fiturnya Berkelas
Next articleBabak Baru Suzuki pada Teknologi Keselamatan ‘Papan Atas’ Melalui Fronx