DAPURPACUID – PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) berkomitmen terus mendukung industrialisasi Nasional, salah satunya lewat pengembangan lokalisasi komponen.
Tak hanya itu, upaya tersebut juga diperkuat melalui kemitraan dengan Industri Kecil dan Menengah (IKM). Alhasil, semakin banyak produk Hino yang mendapat pengakuan sebagai kendaraan niaga berkualitas.
Diwujudkan dengan semakin banyaknya tipe truk Hino yang memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP), dengan total nilai di atas 40 persen.
Tepatnya direntang 44,35 persen hingga 57,26 persen, untuk 31 tipe kendaraan hingga pertengahan tahun ini, yang telah tersertifikasi oleh PT Surveyor Indonesia.

Dengan diraihnya pencapaian secara resmi dari lembaga verifikasi independen tersebut menjadi bukti komitmen Hino dalam mendukung industrialisasi nasional.
“Kolaborasi strategis dengan ratusan UMKM lokal menjadi kunci utama di balik meningkatnya kandungan lokal produk Hino,” kata Direktur HMMI, Harianto Sariyan di booth Hino, Jumat (25/7).
Menurutnya, kemitraan jangka panjang Hino dengan pemasok lokal seperti PT Gemala Kempa Daya dan PT Prima Rejeki Cikupa Abadi, mampu meningkatkan kandungan lokal kendaraan secara signifikan, sekaligus berkontribusi besar terhadap capaian TKDN.
Hingga kini, HMMI telah menggandeng 148 perusahaan komponen lokal serta ratusan penyedia jasa pendukung, dalam upaya memperluas lokalisasi komponen secara berkelanjutan.
“TKDN tak hanya soal angka, tapi tentang dampak. Ini mendukung pertumbuhan industri dalam negeri, menciptakan lapangan kerja dan mengurangi ketergantungan terhadap impor,” jelas Harianto.

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian juga turut mengapresiasi langkah HMMI mendorong peningkatan nilai TKDN melalui pengembangan lokalisasi komponen dan kemitraan strategis dengan UMKM lokal.
Ketua Tim Temu Bisnis dan Perencanaan P3DN Kemenperin, Dhini Widya Utari, ST, MM, turut mengapresiasi atas pencapaian 31 tipe kendaraan Hino yang telah bersertifikat TKDN.
“HMMI sebagai inspirasi bersama untuk terus meningkatkan komitmen tidak hanya memproduksi di Indonesia, tapi benar-benar membangun industri yang berbasis kekuatan dalam negeri,” pungkasnya.
Selama lebih dari empat dekade, Hino terus mendorong pertumbuhan industri nasional lewat pendekatan inovatif dan kerja sama erat dengan pelaku usaha dalam negeri. [dpid/RED]

