DAPURPACUID – Satu lagi produsen otomotif resmi hadir di Indonesia, melalui kolaborasi dengan Indomobil Group yaitu JAC Motors, guna menggarap pasar kendaraan niaga.
Pabrikan otomotif asal Tiongkok ini berkomitmen membawa gebrakan di segmen kendaraan komersial berbasis listrik (battery electric vehicle/BEV), khususnya untuk kebutuhan pelaku industri dan logistik.
Langkah besar ini bukan sekadar ekspansi dari merek. JAC Motors langsung tancap gas dengan memperkenalkan tiga lini kendaraan listrik komersial terbarunya.
Peluncuran perdana ini menjadi sinyal kuat komitmen mereka dalam mendukung transisi energi bersih dan mendongkrak efisiensi operasional sektor industri di Tanah Air.
Di bawah bendera Indomobil JAC, kemitraan tersebut dibentuk untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di segmen Business to Business (B2B), pada sektor komersial dan logistik.
Kolaborasi dua kekuatan besar ini menyasar solusi logistik berkelanjutan yang kini makin dibutuhkan seiring meningkatnya tekanan terhadap efisiensi karbon dan operasional.
“Kami sangat antusias memperkenalkan JAC Motors secara resmi di Indonesia,” tegas Reggie Kurnia, COO Indomobil JAC, disela perkenalan merek di Jakarta (19/8).

“Dengan pengalaman global dan fokus pada inovasi EV, kami percaya pasar Indonesia punya potensi besar untuk pertumbuhan kendaraan listrik, khususnya di sektor komersial.”
Tiga EV Andal untuk Logistik Masa Depan
Dalam momen perdananya tersebut, JAC Motors langsung memperkenalkan tiga kendaraan listrik yang dirancang khusus untuk berbagai kebutuhan industri dan distribusi.
Ketiganya mengusung teknologi mutakhir dan efisiensi daya yang tinggi, dan diklaim sebagai solusi transportasi ramah lingkungan di era elektrifikasi otomotif.
Technical & After Sales Division Head Indomobil JAC, Edo Putro menegaskan, seluruh produk yang dibawa telah disesuaikan dengan kondisi operasional dan medan di Tanah Air.
“Termasuk daya angkut, jarak tempuh, hingga layanan purna jualnya. Fokus kami bukan hanya menjual kendaraan, tapi membangun ekosistem transportasi industri yang berkelanjutan,” tambahnya.
Dengan pijakan awal yang kokoh, JAC Motors dan Indomobil JAC menargetkan pertumbuhan jangka panjang di pasar kendaraan komersial Indonesia. Termasuk mitra diler.

Mereka tidak hanya siap menyediakan armada, tetapi juga menjanjikan layanan purna jual, jaringan servis, dan ketersediaan suku cadang yang kompetitif.
“Sebanyak 73 mitra diler khusus kendaraan komersial sudah ada. Tapi kami telah menyiapkan tiga dealership, yaitu di Jakarta, Surabaya dan Balikpapan,” jelas Edo lebih lanjut.
Adapun proses produksi ketiga model diklaim telah dilaksanakan dan pihak Indomobil JAC telah menjadwalkan mulai mendistribusikan September 2025 mendatang.
Namun, pihak Indomobil JAC tidak memaparkan secara detil apakah ketiga produk didatangkan secara utuh dari China atau bakal dirakit di Indonesia.
Adapun ketiga kendaraan niaga tersebut yakni Trekker T9, UrbanMover N90 dan MetroMover N35. Nantinya tiap unit JAC dibekali garansi baterai 8 tahun, garansi kendaraan 1 tahun dan garansi motor/mesin listrik selama 3 tahun yang dapat di klaim pada Indomobil Group.
Khusus pelanggan fleet, JAC menawarkan kontrak servis 5 tahun yang tidak hanya memastikan perawatan optimal, tetapi juga membuka peluang program buy-back, membantu menjaga nilai jual kembali kendaraan dengan syarat menjalankan kontrak servis tersebut.
Dalam lima tahun ke depan, JAC Motors berencana memperluas jaringannya lewat pembukaan diler di kota-kota besar di Indonesia, memastikan ketersediaan produk dan layanan bagi pelanggan. [dpid/TH]


